LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. PERISTIWA

Niat melerai perkelahian, tunawicara di DIY malah jadi korban pengeroyokan

Kapolsek Umbulharjo, Kompol Alaal Prasetyo menceritakan pengeroyokan terhadap Fahrudin bermula saat korban sedang melintasi Jalan Kusumanegara pada Minggu (22/7) dini hari lalu.

2018-07-25 21:32:27
Pengeroyokan
Advertisement

Niat baik, Fahrudin, seorang tuna wicara di Yogyakarta untuk melerai sebuah perkelahian justru berujung pada pengeroyokan. Akibatnya Fahrudin mengalami luka lebam di bagian wajahnya.

Kapolsek Umbulharjo, Kompol Alaal Prasetyo menceritakan pengeroyokan terhadap Fahrudin bermula saat korban sedang melintasi Jalan Kusumanegara pada Minggu (22/7) dini hari lalu. Saat itu Fahrudin melihat ada sebuah mobil Honda Jazz terparkir di jalan.

Dari mobil Jazz itu turun beberapa orang pria. Para pria yang berada di mobil Jazz ini kemudian terlibat keributan dengan kelompok lain.

Advertisement

Melihat ada keributan, Fahrudin pun mendekat. Saat itu Fahrudin mendekat karena ingin berusaha melerai keributan yang terjadi. Namun bukannya bisa dilerai, kelompok orang yang terlihat keributan ini justru malah mengeroyok Fahrudin.

"Korban mendekati (Rombongan) karena mau melerai. Tapi saat dilerai, rombongan itu malah berbalik mengeroyok korban," ujar Alaal, Rabu (25/7).

Alaal menuturkan saat Fahrudin dikeroyok, warga setempat sempat melihat kejadian itu. Warga pun kemudian langsung mendatangi Fahrudin dan meneriaki rombongan yang mengendarai mobil Jazz.

Advertisement

"Saat warga berdatangan, rombongan langsung masuk ke dalam mobil Jazz dan melarikan diri. Usai dikeroyok, korban pun melaporkan kejadiannya yang dialaminya," ungkap Alaal.

Alaal menjelaskan jika dari laporan Fahrudin, pihaknya telah mengetahui ciri-ciri pelaku pengeroyokan. Saat ini, kata Alaal pihaknya masih memburu pelaku pengeroyokan terhadap Fahrudin.

Sementara itu, Kanit Reskrim Polsek Umbulharjo, Iptu Supatno menerangkan paska terjadi pengeroyokan terhadap Fahrudin pihaknya langsung melakukan pengecekan terhadap siapa pemilik mobil Jazz yang dipakai oleh para pengeroyok. Pengecekan berdasarkan nomor plat polisi dan dari informasi Ditlantas Polda DIY, petugas Polsek Umbulharjo pun mendatangi pemilik mobil tersebut.

"Pemilik mobil sudah didatangi di daerah Demangan, tapi ternyata saat itu (Kejadian) mobilnya dibawa orang lain. Saat itu pemilik mobil berjanji menyuruh pelaku pengeroyokan yang meminjam mobilnya itu untuk menyerahkan diri. Namun hingga saat ini pelaku pengeroyokan belum menyerahkan diri. Saat ini pelaku masih kami cari," ujar Supatno.

Baca juga:
Polisi tingkatkan kasus penganiayaan diduga oleh Herman Hery jadi penyidikan
Kasus pengeroyokan tak kunjung tuntas, ratusan pesilat geruduk Polsek Papar Kediri
Masih sakit, korban pembacokan di Cipayung belum diperiksa polisi
Polisi sebut tak ada nama Herman Hery dalam berkas laporan Ronny Yuniarto
Kubu Yudi ancam polisikan kuasa hukum Ronny usai tuding Pardan sebagai 'boneka'
Ronny yakin Herman Hery pelaku pemukulannya usai telusuri via komunitas otomotif

(mdk/rzk)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.