Nama jalan yang selalu dikenang
Jalan Mozes Gatutkaca yang berada di kawasan mrican, Depok, Sleman menyimpan sejarah kelabu. Mozes tewas diduga dianiaya aparat saat kerusuhan demonstran di Mei 1998.
Jalan Mozes Gatutkaca berada di kawasan Mrican, Depok, Sleman. Jalan sepanjang 700 meter ini belakangan dikenal sebagai sentra tempat jual beli handphone dan kuliner.
Menurut Kepala Dukuh Mrican, Sumarji (55) menjelaskan bahwa penamaan Jalan Mozes Gatutkaca merujuk kepada sosok Mozes Gatutkaca yang menjadi korban kekerasan aparat keamanan, saat sedang ramai demonstrasi menuntut Presiden Soeharto lengser dan dilakukannya reformasi. Mozes Gatutkaca, lanjut Sumarji, ditemukan terkapar di jalan yang saat ini dinamakan Jalan Mozes Gatutkaca.
"Dulu jalan itu belum ada namanya. Orang-orang dulu mengenalnya dengan nama Jalan Atmajaya karena dekat dengan kampus Atmajaya," tutur Sumarji (16/5).
Sumarji menceritakan bahwa beberapa hari setelah meninggalnya Mozes Gatutkaca, kemudian muncul aksi solidaritas untuk mengenang dan menolak kekerasan yang terjadi saat peristiwa Gejayan Kelabu.
"Waktu itu inisiator penamaan jalan menjadi Jalan Mozes Gatutkaca adalah Romo Mangun. Romo Mangun sempat membuat aksi solidaritas dan menyampaikan orasi untuk menolak aksi kekerasan, yang menyebabkan meninggalnya Mozes Gatutkaca saat aksi demonstrasi di Gejayan," ungkap Sumarji.
Sumarji menuturkan bahwa saat acara peresmian itu, hadir banyak sekali orang. Para aktivis, akademisi dan mahasiswa turut hadir dalam acara itu.
"Sejak itu nama jalan berubah menjadi Mozes Gatutkaca. Nama itu masih dipakai hingga saat ini," pungkas Sumarji.
Baca juga:
Mengenang Mozes Gatutkaca, korban tragedi Mei 98 di Yogyakarta
Ribuan pelayat antarkan Mozes Gatutkaca ke peristirahatan terakhir
Kehidupan pribadi Mozes Gatutkaca
Kesaksian penggali kubur saat Mozes Gatutkaca dimakamkan
Peringatan tragedi Mei jadi awal kebangkitan Trisakti masuk era baru