Naik Helikopter Bareng Kapolda dan Pangdam, Khofifah Tinjau Kesiapan Pemilu
Naik Helikopter Bareng Kapolda dan Pangdam, Khofifah Tinjau Kesiapan Pemilu. Mantan Menteri Sosial ini menyampaikan agar Pemilu 2019 ini bisa berlangsung jujur dan adil.
Sehari menjelang coblosan, Gubernur Khofifah Indar Parawansa bersama Forkopimda Jawa Timur meninjau kesiapan Pemilu serentak 17 April 2019 di tiga kabupaten, yaitu Pacitan, Blitar, dan Sumenep.
Menggunakan dua unit helikopter dari Mapolda Jawa Timur, Khofifah bersama Kapolda Jawa Timur, Irjen Pol Luki Hermawan; Pangdam V Brawijaya, Mayjen TNI R Wisnoe Prasetja Boedi; Kajati Sunarta; Ketua KPU Choirul Anam, serta Bawaslu Jawa Timur M Amin mengawali tinjauannya di Kabupaten Pacitan.
Di kota kelahiran Presiden ke-6 RI, Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) ini, Khofifah disambut bupati dan Forkopimda Pacitan dan mendengarkan penjelasan Ketua KPU Pacitan, Damhudi terkait persiapan Pemilu yang memfasilitasi 471.061 orang calon pemilih untuk menyalurkan hak pilihnya.
Dalam kesempatan itu, mantan Menteri Sosial ini menyampaikan agar Pemilu 2019 ini bisa berlangsung jujur dan adil. Selain itu juga mengingatkan agar penyelenggara Pemilu di daerah dapat mengantisipasi kecukupan atas kebutuhan listrik.
"Pastikan tidak ada pemadaman listrik, atau pastikan bahwa genset terjaga baik pada siang maupun malam hari," kata Khofifah.
Jika perlu, Khofifah menyarankan agar KPU menyiapkan lampu strongkeng, “Sebab dimungkinkan bahwa penghitungan suara bisa selesai sampai lewat tengah malam,” katanya.
Di sisi lain, gubernur yang juga Ketum PP Muslimat NU ini mengaku telah berkoordinasi langsung dengan jajaran PLN Jawa-Bali, agar pasokan listrik di daerah-daerah tercukupi.
Usai dari Pacitan, Khofifah dan rombongan bergeser ke Blitar untuk memastikan 944.414 calon pemilih terlayani hak suaranya, dan yang terakhir meninjau kesiapan Pemilu di Kabupaten Sumenep yang akan diikuti 842.764 pemilih.
Baca juga:
Caleg DPR dari Gerindra Terjaring OTT Politik Uang di Pekanbaru
H-1 Pemilu, Helikopter TNI AD Bolak-balik Antar Surat Suara ke Perbatasan Malaysia
Petugas Pemilu di Fiji Jemput WNI ABK di Tengah Laut untuk Mencoblos
Sebar Brosur PKS saat Masa Tenang, Satibi Ngaku Dibayar Rp 200 Ribu
KPU Tegaskan Ada Sanksi Pidana bagi Pihak yang Halangi Pemilih untuk Mencoblos
Moeldoko soal Amien Rais Ancam People Power: Tindakan yang Tidak Demokrasi