Nadiem Minta Vaksinasi Guru dan PTM Terbatas di Sumut Ditingkatkan
Nadiem mengapresiasi pencapaian 47 persen sekolah di Sumatera Utara yang telah melaksanakan PTM terbatas hingga saat ini.
Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Mendikbud Ristek) Nadiem Anwar Makarim meminta pemerintah daerah Sumatera Utara untuk memprioritaskan akselerasi vaksinasi bagi pendidik dan tenaga kependidikan (PTK) serta mendorong pelaksanaan Pembelajaran Tatap Muka (PTM) terbatas di daerahnya.
"Prioritas pertama, seperti arahan pak Presiden, segera untuk mengakselerasi vaksinasi, menjaga protokol kesehatan, dan sekolah sudah harus tatap muka secara terbatas," kata Nadiem dalam keterangan tertulis, Selasa (26/10).
Nadiem mengapresiasi pencapaian 47 persen sekolah di Sumatera Utara yang telah melaksanakan PTM terbatas hingga saat ini.
"Ini saya apresiasi, dan layak menjadi contoh daerah lain. Banyak daerah yang belum mencapai angka itu. Tapi tentunya masih dapat ditingkatkan, terutama jenjang PAUD dan SD," ujar Nadiem.
Nadiem juga meminta pemerintah daerah memfasilitasi lebih banyak lagi guru Aparatur Sipil Negara (ASN) Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK).
Tahun ini merupakan tahun pertama pemerintah membuka satu juta formasi guru ASN PPPK. Nadiem menyampaikan bahwa tes seleksi memang sudah menjadi keharusan dalam proses pengangkatan guru ASN PPPK.
Nadiem mengatakan telah memberikan beberapa kali afirmasi untuk memperbesar peluang lolos para guru. Namun, di sisi lain Nadiem juga memohon agar pemerintah daerah dapat memfasilitasi pelatihan atau bimbingan bagi guru.
"Jika bapak ibu ingin lebih banyak guru yang lolos, berikanlah mereka bimbingan. Sumber-sumber belajar sudah kami sediakan gratis. Pemda bisa fokus pada dua hal, formasinya dibuka, dilengkapi, lalu diberikan fasilitasi pelatihan dengan mendatangkan pakar," kata dia.
Dia berpesan agar pemerintah daerah tidak perlu khawatir pemerintah pusat tidak akan membayar gaji para guru. Anggaran gaji guru ASN PPPK sudah disiapkan oleh pemerintah pusat.
Reporter: Yopi Makdori
Sumber: Liputan6.com
Baca juga:
TNI-Polri Percepat Vaksinasi di Banten untuk Capai Herd Immunity
Kejar Target Herd Immunity, BIN Vaksinasi Warga dan Pelajar Bengkulu
25 Oktober 2021, Vaksinasi Covid-19 Dosis Lengkap Capai 32,97 Persen
Jokowi Berharap Target 70 Persen Vaksinasi Covid untuk Penduduk ASEAN Segera Tercapai
Hasil Tes PCR di Bandara Soetta Bisa Keluar 3 Jam, Ini Syaratnya
Catat, Fitur PeduliLindungi Kini Bisa Diakses di 50 Aplikasi Ini