Muktamar Muhammadiyah adem ayem karena persaudaraan besar
"Saya harapkan tidak perlu ada cara-cara negatif menjelang pemilihan," harap Din.
Ketua Umum PP Muhammadiyah Din Syamsuddin telah mendapatkan kabar pelaksanaan Muktamar NU sempat mengalami kericuhan. Dia mengajak warga Muhammadiyah untuk mendoakan agar segera selesai dan kembali berjalan damai.
"Muktamar NU di Jombang yang sempat dikabarkan ricuh akibat pendukung yang berafiliasi dengan calon tertentu kita doakan berjalan lancar. Muhammadiyah malah adem-ayem karena persaudaraan yang besar," kata Din di Universitas Muhammadiyah Makassar, Minggu (2/8).
Menurutnya di Muhammadiyah tidak memiliki tradisi berkonflik dan berebut dalam pergantian kepemimpinan. Apalagi momentum suksesi salah satu organisasi Islam terbesar ini dipantau banyak pihak.
"Saya harapkan tidak perlu ada cara-cara negatif menjelang pemilihan. Di sini banyak pengamat asing dan harus kita jaga ukhuwah dan harus berpikir jernih untuk menjaga nama Muhammadiyah," terang dia.
Memang sempat ada kabar persaingan di media sosial tentang pergantian pucuk pimpinan Muhammadiyah. Namun, dia menilai hal itu ulah kelompok yang tak suka saja.
"Di Muhammadiyah ada hanya satu dua isu negatif dari media sosial. Saya kira itu dari luar Muhammadiyah," ujarnya.
Baca juga:
Din: Buka muktamar, Jokowi pakai jas bukan seragam militer
Din Syamsuddin: Alhamdulillah Muktamar Muhammadiyah adem ayem
Muhammadiyah International Meeting dihadiri perwakilan 23 negara
Presiden Jokowi akan buka Muktamar Muhammadiyah, ditutup JK
Ini 39 kandidat ketua umum PP Muhammadiyah, ada nama Busyro Muqoddas