LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. PERISTIWA

MUI minta masyarakat tak terprovokasi atas pembakaran bendera berkalimat tauhid

MUI minta masyarakat tak terprovokasi atas pembakaran bendera berkalimat tauhid. MUI pun menggelar acara deklarasi damai berharap agar insiden tersebut tak berimbas ke Jakarta. Acara ini dihadiri perwakilan Polda Metro Jaya, Kodam Jaya juga ormas islam seperti FPI, Muhammadiyah, dan NU.

2018-10-24 16:16:01
Hizbut Tahrir Indonesia
Advertisement

Ketua Umum MUI DKI Jakarta KH Munahar Muchtar HS mengungkapkan dirinya tersinggung atas kejadian pembakaran bendera menyerupai Hizbut Tahrir Indonesia (HTI) yang terdapat tulisan tauhid di Garut. Namun dia meminta masyarakat agar tidak mudah terprovokasi atas kejadian ini dan menyerahkan ke polisi untuk diselesaikan.

"Kita memang tersinggung, secara pribadi sebagai umat Islam dan ketua MUI juga merasa tersinggung. Saat ini masyarakat enggak mau tahu pokoknya bendera tauhid dibakar, ini yang perlu dikasih pengertian supaya mereka ngerti jangan sampai terprovokasi dan di adu domba," ungkap Munahar saat acara deklarasi di kawasan Senayan, Jakarta Pusat, Rabu (24/10).

"Tetapi kan ini negara hukum kita percayakan polisi agar tangkap, kalau perlu siapa pimpinan intelektualnya, apa memang ada cara-cara sengaja mau adu domba kita," sambungnya.

Advertisement

MUI pun menggelar acara deklarasi damai berharap agar insiden tersebut tak berimbas ke Jakarta. Acara ini dihadiri perwakilan Polda Metro Jaya, Kodam Jaya juga ormas islam seperti FPI, Muhammadiyah, dan NU.

"MUI lakukan ini sebagai inisiatif menyikapi kondisi yang terjadi khususnya di Garut, kita menginginkan agar Jakarta ini kondusif agar tidak dimasukin oleh orang-orang yang tidak bertanggung jawab," ujar dia.

Munahar menegaskan pihaknya akan melakukan komunikasi lebih jauh dengan pihak Banser perihal kejadian ini. "Semua akan kita komunikasi, kita serahkan ke pihak yang berwenang untuk selesaikan secara profesional," tegas dia.

Advertisement

Sebelumnya, pembakaran bendera Hizbut Tahrir Indonesia (HTI) yang dilakukan oleh Barisan Ansor Serbaguna (Banser) organisasi di bawah Gerakan Pemuda (GP) Ansor menganggap aksi itu sebagai reaksi provokasi Hari Santri Nasional pada Senin(22/10).

Video anggota Banser membakar bendera itu viral di media sosial dan menuai banyak kritik dari banyak pihak. Polisi sudah mengamankan tiga orang terkait insiden itu.

Baca juga:
GP Ansor angkat bicara soal pembakaran bendera tauhid
Ketum GP Ansor nilai pelaku pembakaran bendera anggota HTI yang menyusup
Pembakaran bendera di Garut, Kapolda Kaltim & Pangdam Mulawarman sowan ke NU
Pimpinan Pusat GP Ansor tegaskan pelaku pembakaran bendera langgar SOP
Ketua MPR soal pembakaran bendera berkalimat tauhid: Perilaku kita jangan beringas
Dilaporkan ke Bareskrim, Ketum GP Ansor santai siap hadapi proses hukum

(mdk/eko)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.