LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. PERISTIWA

MUI minta kepolisian tindak tegas pelaku persekusi

MUI minta kepolisian tindak tegas pelaku persekusi. Ma'ruf mengingatkan Islam tidak pernah menganjurkan perbuatan persekusi. Dia mengingatkan setiap persoalan harus ditangani dengan cara yang baik bukan main hakim sendiri.

2017-06-05 20:48:36
Persekusi
Advertisement

Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) menegaskan persekusi tidak boleh terjadi di Indonesia. Dia meminta pihak kepolisian segera menindak pelaku persekusi.

"Kalau melakukan pelanggaran polisi berhak (menindak tegas)," kata Ma'ruf di Kantor Kementerian Komunikasi dan Informatika, Jalan Medan Merdeka Barat, Jakarta Pusat, Senin (5/6).

Ma'ruf mengingatkan Islam tidak pernah menganjurkan perbuatan persekusi. Dia mengingatkan setiap persoalan harus ditangani dengan cara yang baik bukan main hakim sendiri.

"Menurut agama Islam tidak boleh main hakim sendiri. Apalagi kita ada kesepakatan bahwa negara ini negara hukum. Kita orang Islam harus patuh melakukan kesepakatan itu," ucap dia.

Ma'ruf mengimbau kepada masyarakat untuk segera melapor kepada kepolisian jika menemukan tindakan persekusi. Penegak hukum harus segera memproses peristiwa tersebut secara transparan dan adil.

"Siapa saja pelakunya, dari kelompok mana saja, tentu harus dilaporkan ke penegak hukum," kata mantan anggota dewan pertimbangan Presiden ini.

Sebelumnya, aksi persekusi dialami dokter Fiera Lovita membuat dia harus mengungsi dari Kota Solok, Sumatera Barat. Dia mendapat perlakuan kasar dan intimidasi dari anggota FPI di wilayah itu karena status di Facebooknya yang dinilai menghina Habib Rizieq Syihab.

Kasus persekusi juga dialami remaja PMA (15). Dia diinterogasi, diintimidasi serta dipukul ketika dibawa ke kantor RW 03 Cipinang Muara, Jakarta Timur. Peristiwa direkam dan videonya beredar luas di media sosial.

Baca juga:
Mendagri bakal sanksi tegas ormas persekusi
Sandiaga sebut tak ada tempat untuk pelaku persekusi di Indonesia
Wakil Ketua MPR sebut persekusi muncul karena polisi tak adil
Djarot: Negara tak boleh kalah dengan pelaku intimidasi
PBNU minta masyarakat lapor polisi bukan main hakim sendiri
Djarot tawarkan perlindungan & pekerjaan di Jakarta untuk dr. Fiera
Antisipasi aksi persekusi, Ansor Sidoarjo bangun 18 posko NKRI

(mdk/gil)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.