LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. PERISTIWA

Muhammadiyah tegaskan tak terlibat politik dalam Pilkada Serentak

Abdul Mu'ti menegaskan secara kelembagaan pihaknya tidak pernah mendukung pasangan calon (paslon) dalam pemilihan kepala daerah (Pilkada). Sebab, Muhammadiyah merupakan organisasi dakwah dan tidak pernah terlibat dalam politik praktis.

2017-03-04 20:34:40
Muhammadiyah
Advertisement

Sekretaris Umum Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah Abdul Mu'ti menegaskan secara kelembagaan pihaknya tidak pernah mendukung pasangan calon (paslon) dalam pemilihan kepala daerah (Pilkada). Sebab, Muhammadiyah merupakan organisasi dakwah dan tidak pernah terlibat dalam politik praktis.

"Kalau ada dukungan dari warga Muhammadiyah itu hanya bersifat personal saja dan bukan organisasi," ujar Abdul Mu'ti dalam keterangannya, Sabtu (4/3).

Penegasan tersebut disampaikannya saat dimintai tanggapan terkait dukungan Muhammadiyah DKI Jakarta terhadap pasangan Anies Baswedan-Sandiaga Uno pada putaran kedua Pilkada DKI Jakarta. Menurut Mu'ti ketidakterlibatan Muhammadiyah dalam proses pilkada di seluruh sudah dituangkan dalam himbauan PP Muhammadiyah.

"Jadi urusan itu (pilkada) hak masing-masing individu Muhammadiyah," tandasnya.

Meski begitu, Mu'ti meminta untuk menanyakan lebih jauh keputusan tersebut kepada Pimpinan Wilayah Muhammadiyah (PWM) DKI Jakarta. "Tanya PWM saja biar lebih jelas," tegasnya.

Sebelumnya, Ketua Hikmah dan Kebijakan Publik PW Muhammadiyah DKI Jakarta Syahrul Hasan mengatakan, organisasinya sudah resmi mendukung Anies-Sandi. Keputusan itu dibuat dalam rapat koordinasi Muhammadiyah se-DKI Jakarta, Kamis lalu. Rapat tersebut, klaim Syahrul, dihadiri pimpinan Muhammadiyah, mulai tingkat wilayah (provinsi), tingkat daerah (kotamadya) dan tingkat cabang se-DKI. Ada tiga poin kesepakatan dalam rapat tersebut.

Pertama, mendukung penuh Anies-Sandi untuk putaran kedua Pilgub DKI Jakarta. Kedua, membentuk tim pemenangan Anies-Sandi dengan nama Relawan Muhammadiyah Jakarta (RMJ). Ketiga, menunjuk Syahrul memimpin Relawan Muhammadiyah Jakarta.

"Insya Allah saya akan menggalang dan mendrive struktural, amal usaha Muhammadiyah, serta keluarga besar Muhammadiyah Se -DKI Jakarta guna memenangkan Anies Sandi sebagai gubernur dan wakil gubernur muslim demi izzah Islam wal muslimin," terangnya.

Baca juga:
DPR akan undang PBNU, MUI & Muhammadiyah saat kunjungan Raja Salman
Komposisi paduan suara Tanwir Muhammadiyah bentuk toleransi beragama
PP Muhammadiyah: Transaksi jual beli jabatan PNS capai Rp 44 triliun
Pemuda Muhammadiyah pilih kawal sidang Ahok daripada ikut aksi 212
Pemuda Muhammadiyah dorong Jokowi keluarkan fatwa haram buat buzzer
Muhammadiyah serukan pilih pemimpin berakhlak mulia & peduli Islam

(mdk/ang)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.