LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. PERISTIWA

Muhammadiyah sebut terorisme masih jadi ancaman bagi NKRI

Dia mengatakan, Kapolri Tito Karnavian perlu segera melakukan evaluasi atas kinerja jajarannya, termasuk penggunaan Mako Brimob sebagai tempat penahanan para tersangka tindak pidana.

2018-05-11 04:37:00
Kerusuhan di Mako Brimob
Advertisement

Sekretaris Umum Pimpinan Pusat Muhammadiyah Abdul Mu'ti mengatakan peristiwa di Mako Brimob, Kelapa Dua, Depok, menjadi peringatan dan pelajaran bahwa terorisme masih merupakan ancaman bagi Bangsa dan Negara Indonesia.

Terkait terorisme, dia mengatakan, tidak ada satupun negara di dunia yang terbebas dari ancaman. Terorisme tidak ada kaitan dengan ajaran agama tertentu. Motif terorisme bisa karena ekonomi, politik, kebudayaan, identitas dan ideologi baik agama maupun politik.

Penanganan terorisme, menurut Abdul, harus dilakukan pencegahan dan pemberantasan secara komprehensif melibatkan berbagai pihak. Polisi sebagai aparatur keamanan bertanggung jawab terhadap penindakan.

Advertisement

"Untuk pencegahan dapat dilakukan oleh elemen masyarakat termasuk organisasi agama, kepemudaan, media massa dan sebagainya. Pendekatannya juga harus menyeluruh, baik ekonomi, politik, pendidikan, olah raga, seni-budaya, agama dan sebagainya," katanya seperti dilansir dari Antara, Kamis (10/5).

Sekum PP Muhammadiyah juga meminta setiap pihak tidak saling menyalahkan dan mengutuk karena saat ini semua pihak harus saling bekerja sama.

Dia mengatakan, Kapolri Tito Karnavian perlu segera melakukan evaluasi atas kinerja jajarannya, termasuk penggunaan Mako Brimob sebagai tempat penahanan para tersangka tindak pidana.

Advertisement

Selain itu, dia mengatakan polisi harus mengedepankan proses investigasi terhadap penyebab kejadian secara seksama dan bijaksana. "Jika ternyata ditemukan kesalahan dan keteledoran sudah seharusnya Kapolri memberikan sanksi yang tegas kepada jajarannya," ujar Abdul.

Dia juga mengatakan PP Muhammadiyah menyampaikan duka cita kepada keluarga mereka yang meninggal dalam kerusuhan di Mako Brimob. PP Muhammadiyah, kata dia, sangat prihatin atas kekerasan yang terjadi di Mako Brimob.

Baca juga:
Kakak angkat pastikan kondisi Ahok aman pascainsiden Mako Brimob
Polri ajak masyarakat bersatu lawan terorisme
Kapolri tanggung beban keluarga korban kerusuhan Mako Brimob
Rusuh Rutan Mako Brimob, Polri diminta berantas teroris hingga akarnya
Kakak angkat: Ahok tidur nyenyak saat keributan di Rutan Mako Brimob

(mdk/fik)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.