LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. PERISTIWA

Muhammadiyah Gunakan Sepak Bola Sebagai Wadah Pemersatu Bangsa

PP Muhammadiyah berharap MoU dengan Uni Papua bisa menjadikan sepak bola sebagai media perdamaian.

2019-08-16 22:48:18
Muhammadiyah
Advertisement

Pertandingan sepak bola dinilai membuat masyarakat mudah berbaur dan berinteraksi. Hal tersebut diungkapkan Ketua Umum PP Muhammadiyah Haedar Nashir saat melakukan kesepakatan bersama (MoU) dengan Perkumpulan Sepakbola Uni Papua di Gedung Pusat Dakwah Muhammadiyah Menteng Jakpus, Jumat (16/8). Karena itu PP Muhammadiyah berharap MoU dengan Uni Papua bisa menjadikan sepak bola sebagai media perdamaian.

"Dengan penandatanganan MoU yang dilakukan Muhammadiyah bersama Uni Papua, kami akan kembali menggunakan sepak bola sebagai wadah untuk mempersatukan bangsa. MoU ini bisa membangun karakter yang cinta damai, kemajuan dan keberagaman bangsa," ungkap Haedar.

Selain berdakwah melalui organisasi, Muhammadiyah juga berkiprah dalam dunia olahraga. Hal ini terwujud dengan berdirinya Persatuan Sepakbola (PS) Hizbul Wathan.

Advertisement

"Melalui kerja sama ini, Muhammadiyah tidak pernah mengenal lelah untuk bisa membangun bangsa Indonesia melalui karya-karya nyata di masyarakat," lanjutnya

CEO Uni Papua FC Harry Widjadja mengungkapkan, kesepakatan bersama ini merupakan pondasi untuk bersama sama membangun karakter generasi muda.

"Kita ingin sepak bola sebagai wadah kedamaian dan karakter fairplay," ungkap Harry.

Advertisement

Harry melanjutkan, pihaknya akan melakukan pelatihan-pelatihan sepak bola di lembaga pendidikan milik Muhammadiyah.

Sementara Presiden Football For Peace Interfaith Indonesia KH Zahrul Azhar Asumta menegaskan, sepak bola menjadi media tepat untuk menjaga persatuan.

"Dengan sepakbola untuk menanamkan nilai-nilai demi mewujudkan Indonesia aman dan damai. PP Muhammadiyah dan Uni Papua FC bisa ikut serta dalam pertandingan sepak bola, dan menjadikan Pancasila sebagai keajaiban dan jadi contoh dunia," ungkap Gus Hans, sapaan akrabnya.

Dalam acara itu, juga dilakukan pertukaran jersey antara PP Muhammadiyah dan Unia Papua FC. Jersey Uni Papua FC dengan nomor 17 sebagai simbol kemerdekaan dan jersey Hizbul Wathan nomor 5 sebagai simbol Pancasila.

Baca juga:
Ketum PP Pemuda Muhammdiyah jadi Inspektur Upacara HUT RI ke-74 di Perbatasan Papua
Muhammadiyah Siap Jadi Rumah Profesor Tua
Ketum Muhammadiyah Ingatkan Menteri Jokowi Bekerja untuk Rakyat bukan Kelompok
Muhammadiyah: Mbah Moen Sosok yang Gigih, Tak Kenal Lelah Berkontribusi
Muhammadiyah Luncurkan Logo Muktamar ke-48 di Solo

(mdk/cob)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.