Mudik Lebaran Lewat Tol Kayuagung-Palembang dapat Diskon 20 Persen, Catat Tanggalnya
Diskon tarif ini akan diberlakukan pada tanggal-tanggal tertentu. Waktu dimaksud adalah periode arus mudik pada 24 dan 25 Maret 2025,
PT Waskita Sriwijaya Tol menerapkan diskon tarif di ruas Tol Kayuagung-Palembang sebesar 20 persen saat mudik lebaran 2025. Tujuannya mendukung dan memastikan libur lebaran aman dan seru bagi masyarakat.
Direktur PT Waskita Sriwijaya Tol Achmad Jofimar Ali mengatakan, potongan tarif 20 persen berlaku untuk seluruh golongan kendaraan dengan perjalanan menerus dari gerbang Tol Kayu Agung/Kayu Agung Utama ke arah gerbang Tol Kramasan maupun arah sebaliknya.
Potongan ini hanya berlaku bagi pengguna jalan yang menggunakan kartu uang elektronik dengan saldo mencukupi.
"Kebijakan pemotongan tarif 20 persen sebagai wujud kontribusi PT Waskita Sriwijaya Tol dalam memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat pengguna jalan tol dan diharapkan mampu mengurai kepadatan lalu lintas di masa libur lebaran ini," ungkap Direktur PT Waskita Sriwijaya Tol Achmad Jofimar Ali seperti dalam siaran pers, Rabu (5/3).
Catat Tanggalnya
Hanya saja, kata Jofimar, diskon tarif ini akan diberlakukan pada tanggal-tanggal tertentu. Waktu dimaksud adalah periode arus mudik pada 24 dan 25 Maret 2025, serta periode arus balik pada 8 dan 9 April 2025 yang berlaku selama 24 jam mulai pukul 07.00 WIB hingga 07.00 WIB.
"Setelah diterapkan diskon, maka rincian tarif tol Kayuagung-Palembang menjadi Golongan I semula Rp50.000 menjadi Rp40.000, Golongan II & III semula Rp75.000 menjadi Rp60.000, dan Golongan IV & V semula Rp100.000 menjadi Rp 80.000," terang Jofimar.
Jofimar melanjutkan, untuk menunjang kelancaran dan pelayanan yang optimal selama arus mudik dan balik lebaran, disiapkan 15 kendaraan operasi, 42 CCTV, 3 VMS yang dioperasikan 24 jam dan berkoordinasi dengan kepolisian dan pihak-pihak terkait lainnya.
"Untuk pelayanan, kami menyediakan rest area pada Km 360B dengan fasilitas parkir, SPKLU, SPBU modular, toilet, masjid, Indomart, dan tenant UMKM," kata Jofimar.