Muaythai Jambi Jaring Bibit Unggul Lewat Kejurprov Menuju PON 2028
Pengprov Muaythai Indonesia (MI) Jambi serius mencari bibit atlet berprestasi melalui Kejuaraan Provinsi (Kejurprov) 2025 sebagai persiapan jangka panjang menuju PON 2028.
Pengurus Provinsi Muaythai Indonesia (Pengprov MI) Jambi secara proaktif menggelar Kejuaraan Provinsi (Kejurprov) sebagai ajang penjaringan bibit atlet. Langkah strategis ini diambil untuk mempersiapkan atlet-atlet terbaik Jambi dalam menghadapi Pekan Olahraga Nasional (PON) 2028 yang akan diselenggarakan di Nusa Tenggara Barat (NTB) dan Nusa Tenggara Timur (NTT).
Kejuaraan yang berlangsung selama lima hari ini berhasil mengidentifikasi sejumlah atlet muda potensial dari berbagai kabupaten dan kota di Provinsi Jambi. Mereka menunjukkan performa menjanjikan yang dinilai mampu bersaing di kancah nasional di masa mendatang.
Melalui kejuaraan ini, Pengprov MI Jambi berharap dapat membangun fondasi kuat untuk pembinaan atlet jangka panjang. Tujuannya adalah memastikan Jambi memiliki representasi atlet muaythai yang kompetitif dan mampu meraih medali pada ajang olahraga multicabang terbesar di Indonesia tersebut.
Potensi Atlet dan Pembinaan Merata di Jambi
Kejuaraan Provinsi Muaythai Jambi yang diselenggarakan pada 17-21 November di Kota Baru, Jambi, telah menunjukkan hasil yang menggembirakan. Ketua Panitia Kejurprov Jambi, Remy Novita, menyatakan bahwa banyak atlet muaythai dari berbagai daerah di Provinsi Jambi memiliki potensi besar untuk berprestasi hingga tingkat nasional.
"Hasil penilaian kami dari kejurprov tahun ini lumayan banyak atlet muaythai dari kabupaten dan kota se-Provinsi Jambi yang memiliki potensi untuk berprestasi sampai tingkat nasional dan akan dipersiapkan untuk jangka panjang menuju PON 2028," ujar Remy Novita.
Kejurprov ini juga menjadi indikator keberhasilan program pembinaan atlet di tingkat kabupaten dan kota. Adanya persaingan ketat antar atlet menunjukkan bahwa kualitas pembinaan telah merata, sehingga para atlet memiliki kesempatan yang sama untuk bersaing meraih prestasi tertinggi.
Dominasi Pengcab Tebo dalam Kejurprov Muaythai
Dalam Kejurprov Muaythai Jambi tahun ini, Pengcab Tebo berhasil keluar sebagai juara umum, menunjukkan dominasinya di kancah olahraga bela diri tersebut. Mereka sukses mengumpulkan total 14 medali emas, tujuh perak, dan satu perunggu.
Posisi kedua ditempati oleh Kota Jambi dengan raihan sembilan medali emas, enam perak, dan tiga perunggu. Sementara itu, Muaro Jambi menduduki peringkat ketiga dengan tujuh medali emas, 11 perak, dan enam perunggu.
Kejuaraan ini diikuti oleh 121 atlet muaythai dari seluruh kabupaten/kota di Provinsi Jambi, serta mendatangkan wasit profesional dari Kalimantan Barat dan Sumatera Utara untuk memastikan objektivitas penilaian. Remy Novita menyampaikan apresiasinya, "Selamat kepada Pengcab Muaythai Tebo atas prestasi yang diraih. Semoga ini menjadi motivasi bagi atlet-atlet lainnya untuk terus berlatih dan meraih prestasi."
Fokus Jangka Panjang Menuju PON 2028
Pengprov MI Jambi memiliki visi jangka panjang untuk mempersiapkan atlet-atlet terbaiknya menuju PON 2028. Penjaringan bibit unggul melalui Kejurprov menjadi langkah awal yang krusial dalam mewujudkan target tersebut.
Para atlet yang menunjukkan potensi akan mendapatkan program pelatihan intensif dan terukur. Ini bertujuan untuk mengasah kemampuan teknis, fisik, dan mental mereka agar siap bersaing di level nasional.
Dengan dukungan penuh dari Pengprov MI Jambi serta komitmen dari para atlet dan pelatih, diharapkan Jambi dapat mencetak lebih banyak juara muaythai di masa depan. Persiapan yang matang sejak dini akan menjadi kunci kesuksesan Jambi di ajang PON 2028.
Sumber: AntaraNews