Mondar mandir pos Ramadniya, pria bersenpi diciduk polisi di Bekasi
Pria yang membawa senjata airsoft gun tersebut ditangkap karena gerak-geriknya mencurigakan. Dia kemudian dibawa ke Mapolsek Cikarang Barat untuk diperiksa lebih lanjut.
Seorang pria mencurigakan ditangkap aparat Polsek Cikarang Barat, Kabupaten Bekasi, di pos pengamanan operasi Ramadniya di Terminal Cikarang, Sabtu (1/7). Saat ditangkap, pelaku menunjukkan sikap yang mencurigakan dengan mondar mandir di depan pos pengamanan.
Informasi yang diperoleh merdeka.com, pria tersebut berinisial WA, berasal dari Lampung, usia 34, pekerja swasta, dengan tinggi badan 165 centimeter.
Pria yang membawa senjata airsoft gun tersebut ditangkap karena gerak-geriknya mencurigakan. Dia kemudian dibawa ke Mapolsek Cikarang Barat untuk diperiksa lebih lanjut.
Polisi menyita satu pucuk airsoft gun jenis revolver berikut 6 butir peluru, satu unit HT merk Weir Weir, dan 228 butir peluru air softgun (gotri).
Kasat Reskrim Polres Metro Bekasi, AKBP Rizal Marito mengatakan, kasusnya kini sedang ditangani oleh penyidik Reskrim Polsek Cikarang Barat.
"Infonya demikian, kasusnya ditangani Polsek Cikarang Barat," kata Rizal ketika dikonfirmasi merdeka.com.
Baca juga:
Teroris marak serang polisi pakai pisau karena seruan Bahrun Naim
Pusdokkes Polri ambil sampel DNA penikam Brimob buat identifikasi
Cerita Mulyadi Empang digerebek polisi diduga penikam anggota Brimob
Ini alasan teroris jadikan polisi target serangan
Polisi periksa CCTV di sekitar masjid tempat 2 Brimob ditikam