LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. PERISTIWA

Moeldoko: Tidak Ada Tempat Bersembunyi bagi Pihak Terlibat Aksi Terorisme

Kepala Staf Kepresidenan (KSP) Moeldoko mengatakan pemerintah akan membongkar semua aksi terorisme yang ada di Indonesia. Dia menegaskan, pemerintah memiliki perangkat hukum dan strategi lengkap, sehingga bisa mengungkap sel teror hingga ke akar-akarnya.

2021-04-01 13:38:55
Terorisme
Advertisement

Kepala Staf Kepresidenan (KSP) Moeldoko mengatakan pemerintah akan membongkar semua aksi terorisme yang ada di Indonesia. Dia menegaskan, pemerintah memiliki perangkat hukum dan strategi lengkap, sehingga bisa mengungkap sel teror hingga ke akar-akarnya.

"Jadi, tidak ada tempat untuk bersembunyi bagi seluruh pihak yang terlibat dalam aksi terorisme di Indonesia, seluruhnya akan dibongkar. Upaya penegakan hukum akan dilaksanakan dengan tegas, adil dan seefektif mungkin," kata Moeldoko dalam keterangan pers, Kamis (1/4).

Hal ini disampaikan Moeldoko terkait aksi bom bunuh diri di Gereja Katedral Makassar dan penyerangan kantor Mabes Polri. Dia juga mengatakan terorisme adalah musuh bersama seluruh rakyat Indonesia dan mengimbau agar seluruh masyarakat Indonesia untuk saling menjaga satu sama lain.

Advertisement

"Tetap waspada dan tenang, serta membantu aparat penegak hukum bila memiliki informasi maupun keterangan terkait aksi terorisme belakangan ini," ungkapnya.

Moeldoko mengingatkan, ancaman terorisme nyata sehingga diimbau untuk menghentikan opini konspirasi yang akan memperkeruh suasana.

"Ancaman terorisme adalah nyata, dekat, dan berbahaya, sehingga diimbau untuk menghentikan opini-opini konspirasi yang tidak berdasar, tidak bertanggung jawab dan justru memperkeruh situasi," ungkapnya.

Advertisement

Sebelumnya Presiden Joko Widodo (Jokowi) meminta kepada masyarakat agar tetap tenang dan waspada serta menjaga persatuan pasca terjadinya aksi terorisme yang terjadi di Mabes Polri, Rabu (1/3) kemarin. Dia juga meminta agar seluruh masyarakat menjaga persatuan dan melawan aksi terorisme.

"Terkait terjadinya aksi terorisme kemarin sore di Mabes Polri saya minta kepada seluruh masyarakat diseluruh tanah air agar semuanya tetap tenang, tapi tetap waspada, dan menjaga persatuan, dan kita semuanya bersatu melawan terorisme," kata Jokowi di Gerbang Tol Pamulang, Tangerang Selatan, Kamis (1/4).

Dia juga sudah memerintahkan kepada Kapolri, Kepala TNI, Hingga Kepala BIN untuk meningkatkan kewaspadaan.

"Saya juga telah perintahkan pada kapolri, kepala TNI, Kepala BIN meningkatkan kewaspadaan, saya tegaskan sekali lagi tidak ada terorisme di tanah air," ungkapnya.

Sebelumnya diketahui Seorang berpakaian hitam menerobos pintu masuk Mabes Polri di Jalan Trunojoyo, Jakarta. Terdengar suara letusan senjata api.

Peristiwa itu terjadi sekitar pukul 16.35 WIB, Rabu (31/3). Berdasarkan rekaman video yang beredar, tampak seorang yang berpakaian hitam itu tergeletak di area dalam parkiran. Terlihat kakinya masih bergerak.

Suara letusan senjata terdengar beberapa kali di lokasi. Demikian juga teriakan aparat yang bersiaga dengan senjata laras panjang. Belum diketahui nasib terduga teroris itu apakah masih hidup atau sudah meninggal.

Baca juga:
DPR Minta Pemerintah Segera Susun Perpres Soal Rencana Aksi Pencegahan Terorisme
Sosok ZA di Mata Teman Ayahnya: Cantik dan Penurut
ZA Kerap Gonta-Gati Nomor Sampai Keluarga Susah Menghubungi
Densus Usut Pelaku Lain di Balik Aksi Lone Wolf ZA Teror Mabes Polri
Buntut Teror Mabes Polri, Bamsoet Minta Jasa Pembuatan KTA Perbakin Ditindak
Reaksi Ahok Namanya Ditulis dalam Surat Wasiat Penyerang Mabes Polri ZA

(mdk/bal)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.