LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. PERISTIWA

Moeldoko bantah BIN kecolongan soal rangkaian bom bunuh diri di Surabaya

Moeldoko bantah BIN kecolongan soal rangkaian bom bunuh diri di Surabaya. Mantan Panglima TNI ini menjelaskan modus terorisme menjadi alasan yang membuat aparat tidak maksimal dalam mengupayakan pencegahan. Modus itu, tambah Moeldoko, membuat kesan aparat kurang siaga.

2018-05-14 13:26:10
Bom Surabaya
Advertisement

Kepala Staf Kepresidenan Jenderal TNI (purn) Moeldoko mengatakan Badan Intelijen Negara (BIN) tidak kecolongan dalam mengantisipasi tindak pidana terorisme. Menurutnya semua pihak sudah memusatkan perhatian pada tindak pidana tersebut.

"Sebenarnya tidak kecolongan," kata Moeldoko di Menara 165, Jalan TB Simatupang, Jakarta Selatan, Senin (14/5).

Mantan Panglima TNI ini menjelaskan modus terorisme menjadi alasan yang membuat aparat tidak maksimal dalam mengupayakan pencegahan. Modus itu, tambah Moeldoko, membuat kesan aparat kurang siaga.

Advertisement

"Intinya semuanya sudah aware, sudah waspada dengan situasi yang terjadi saat ini. Tapi modus-modus yang mereka (teroris) kembangkan itulah yang membatasi mereka (Polisi) Langkah preventif jadi tidak bisa berjalan baik, karena modus yang mereka jalankan itulah," ungkapnya.

"Sehingga seolah-olah kita nggak siaga. Enggak, kita udah waspadai. Tapi liat di video tadi begitu datang udah 'jeger' gitu. Semua orang akan menghadapi kesulitan," lanjutnya.

Selain itu, dia menegaskan, yang terpenting saat ini adalah penanganan situasi agar kembali kondusif. Sebab Presiden Joko Widodo juga sudah memberi perintah untuk meminta aparat menindak tegas tanpa ampun bagi para pelaku terorisme.

Advertisement

"Perintah Presiden sudah jelas, bagaimana perintah yang disampaikan oleh Kapolri bisa dijalankan dengan baik yang pada akhirnya bisa memberikan rasa keamanan dan nyaman bagi masyarakat," ucapnya.

Baca juga:
Reaksi empat Cagub Jabar dengar rentetan teror bom di Surabaya
Densus 88 tangkap 5 teroris di Sidoarjo, 1 ditembak mati
3 Keluarga dalam rentetan teror bom di Surabaya dan Sidoarjo
Bom di Surabaya, Kepala Staf Presiden tegaskan BIN dan Polisi tidak kecolongan
Selain wartawan, polisi larang warga dokumentasikan Mapolrestabes Surabaya

(mdk/ian)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.