Modal badan tegap, Bambang ngaku anggota Densus 88 curi motor teman
"Dia mengaku sedang melakukan pengintaian dan meminjam motor korban," kata Kapolres Depok.
Dengan mengaku sebagai seorang anggota Densus 88, Bambang sukses kelabui rekannya sendiri yang bekerja di Dinas Perhubungan Depok bernama Viki. Bambang membawa kabur motor trail milik Viki dengan alasan ingin meminjam karena sedang melakukan pengintaian.
"Dia mengaku sedang melakukan pengintaian dan meminjam motor korban," kata Kapolresta Depok AKBP Harry Kurniawan, Jumat (20/5).
Secara fisik, tersangka memang berpenampilan layaknya anggota. Tubuhnya tinggi besar dan potongan rambut cepak. Dia juga memakai atribut kepolisian. Agar korban percaya, Bambang juga menunjukkan kartu anggota.
"Setelah korban percaya baru tersangka meminjam motornya," ungkapnya.
Tersangka mengaku akan mengembalikan motor korban. Namun hingga waktunya motor korban tidak dikembalikan. Selain menipu, tersangka juga mengaku berpenampilan seperti anggota untuk gagah-gagahan.
"Tersangka mengaku-ngaku sebagai anggota karena ingin tampil gagah," ungkapnya.
Tindakan ini diakui baru pertama kali. Namun polisi tidak percaya begitu saja dan masih melakukan pendalaman. Hingga saat ini polisi masih mendalami apakah masih ada korban lainnya atau tidak. Tersangka dijerat pasal 372 jo 378 KUHP.
"Ancamannya tujuh tahun," pungkasnya.
Baca juga:
Pencurian motor di Depok, polisi dan pelaku baku tembak
Ayah di Depok 9 tahun mencabuli anak kandung hingga hamil
Hendak berangkat kerja, Fadil baru sadar motornya raib dicuri
Dikejar warga, jambret di Bojong Gede bonyok saat isi bensin
Usia produktif di Depok banyak terkena narkoba