Misi Presiden Jokowi suarakan tatanan dunia baru di KAA
Jokowi akan menyoroti konflik di timur tengah termasuk Yaman termasuk memperkuat kerjasama negara Asia dan Afrika.
Presiden Joko Widodo mengatakan persiapan penyelenggaraan Konferensi Asia Afrika (KAA) yang akan berlangsung 19-24 April telah selesai. Jokowi menyatakan Indonesia siap menyambut para kepala negara dan delegasi peserta KAA.
"Secara umum sampai hari ini 96-97 persen ngecek kecil-kecil. Waktu kita cek di Bandung juga sudah 95 persen," ujar Jokowi sebelum berangkat kunjungan kerja ke Medan di Bandara Halim Perdanakusuma, Jakarta, Sabtu (18/4).
Adapun untuk materi yang akan disampaikan, Jokowi juga mengatakan hampir final. "Materi juga saya kira juga hampir final, materi yang ingin kita sampaikan satu per satu yang banyak mulai besok dan senin," ujarnya.
Jokowi mengaku akan menyampaikan beberapa materi yang berisi tatanan baru secara global. yakni berupa keseimbangan global seperti penyelesaian konflik.
"Ada sebuah kerja sama yang baik dari Asia-Afrika. kita akan menyuarakan tatanan baru global, keseimbangan global, bayak persoalan di timur tengah yang butuh perhatian khusus dari kita semua. secara khusus kemungkinan akan bahas dibuatkan (Yaman) setengah kamar kira-kira," ujarnya.
Diketahui dalam KAA Indonesia mengundang 109 negara untuk hadir. Namun, untuk Kepala Negara yang konfirm sekitar 35 yang akan hadir. Lokasi penyelenggaraan KAA di dua tempat yakni Jakarta dan Bandung.
Baca juga:
JK kritik kursi & pulpen untuk peserta Konferensi Asia Afrika di JCC
Wapres JK tinjau persiapan KAA di JCC
Menteri Indroyono ingin KAA jadi momentum kebangkitan laut Indonesia
Jelang KAA, JK tinjau geladi penyambutan tamu negara di Lanud Halim
Koarmabar gelar apel pasukan pengamanan KAA 2015
Untuk pertama kali sejak menjabat, Jokowi galak pada PBB
KAA, Ahok belum putuskan PNS DKI libur atau tidak