Mirip di Gaza, ibu & bocah lewati tembok berduri agar bisa ke masjid
Banyak bocah yang sering jatuh saat memanjat tembok tersebut.
Anggota Dewan Perwakilan Daerah (DPD) DKI Jakarta Fahira Idris mengecam adanya pembatasan yang menyulitkan akses warga menuju masjid. Pembatas tersebut berupa tembok tinggi yang dipasangi kawat berduri.
Kecaman tersebut ditulis Fahira melalui akun Twitter-nya, Rabu (16/6) malam. Dalam 17 tulisan itu, Fahira menggunakan tanda pagar #GazaInJakarta di akhir cuitannya.
"Lihat.. betapa kejam yang memasang kawat berduri dan kaca beling hanya untuk menghalangi orang pergi ke masjid. Laknatullah #GazaInJakarta," tulis Fahira.
Akibat pembangunan tersebut, kata Fahira, banyak bocah yang jatuh dari tembok tinggi tersebut. Lokasi masjid tersebut berada di Jl. H. Tholib Cipete Utara Kebayoran Baru, Jakarta Selatan.
"Banyak bocah sering jatuh dari tembok tinggi dan berlapis duri hanya karena ingin mengaji #GazaInJakarta," lanjutnya.
Selain bocah, tembok tinggi tersebut juga menyulitkan ibu-ibu yang hendak menghadiri taklim. Ibu tua renta pun kepayahan karena harus naik tembok.
"Penutupan yang biadab&phak pemerintah hny netral. Itu yang dikemukakan oleh aparat. Tidak mau berpihak. Kepada tempat ibadah pun tidak #GazaInJakarta," tulisnya.
Baca juga:
Antisipasi kejahatan asmara subuh, polisi intai 30 geng motor
Jelang Ramadan, ribuan miras hasil razia di Tangerang dimusnahkan
Jam kerja dipangkas selama Ramadan, Aher minta PNS tetap produktif
Puasa hari pertama, Chika Jessica pilih mudik demi keluarga
Berkah Ramadan bagi penjual bunga tabur
Memasuki Ramadan, harga kurma melejit