LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. PERISTIWA

Meski Rumah Dirobohkan, Warga Kentingan Baru Solo Memilih Bertahan di Jalan

Agar warga tak kembali masuk ke kampung, polisi berbaris di tengah jalan membuat barikade berlapis. Polisi juga menghalau warga yang merengsek masuk untuk menghalangi petugas.

2018-12-19 23:35:00
Penggusuran
Advertisement

Puluhan warga Kentingan Baru, Jebres, Solo memilih tetap bertahan, meskipun rumah mereka telah dirobohkan menggunakan alat berat. Warga bergerombol di Jalan Kyai H Maskur karena tidak bisa masuk lagi ke kampung halamannya. Akibatnya polisi harus mengalihkan arus lalu lintas di kawasan Universitas Sebelas Maret tersebut ke jalur lainnya.

Agar warga tak kembali masuk ke kampung, polisi berbaris di tengah jalan membuat barikade berlapis. Polisi juga menghalau warga yang merengsek masuk untuk menghalangi petugas.

Hingga pukul 15.00 WIB, eksekusi lahan sengketa seluas 15 ribu meter persegi tersebut baru merobohkan 20 rumah dari 160 rumah yang rencana dirobohkan.

Advertisement

Kapolsek Jebres Kompol Juliana BR Bangun mengatakan warga yang rumahnya di robohkan diminta untuk pergi. Namun hingga sore mereka tetap menolak dan bertahan di jalan raya.

"Ada 300 anggota Polresta Surakarta yang kami terjunkan untuk pengamanan eksekusi Tanah Kentingan Baru. Kita membuat blokade di jalan untuk menghalangi warga agar tidak masuk lagi ke kampung," ujar Juliana.

Kendati mendapatkan perlawanan, eksekusi tahap dua lahan Kentingan Baru berjalan lancar. Anggota Polresta Surakarta dalam eksekusi tersebut, lanjut Juliana, hanya bertugas membantu keamanan.

Advertisement

Kuasa hukum pemilik lahan Kentingan Baru, Haryo Anindhito Setyo Mukti, meminta pada warga yang kurang setuju dengan eksekusi untuk melaporkan ke polisi atau mengajukan gugatan perdata ke pengadilan. Kendati demikian, pemilik lahan masih membuka pintu bagi warga yang sebelumnya tidak setuju soal kompensasi untuk bernegosiasi.

"Hari ini juga sebanyak 160 rumah kita robohkan sesuai permintaan pemilik tanah. Bagi warga yang tidak setuju silakan berdialog besok," pungkasnya.

Baca juga:
Eksekusi Tanah Kentingan Baru Solo Rusuh, Petugas Kejar Warga yang Menghalangi
Kesal Lapak Dibongkar, Tukang Sayur Lempar Pisau ke Satpol PP
Eksekusi Lahan Tol Cijago Ricuh, Warga Lempari Alat Berat
Tolak Penggusuran, Warga Jebres Belum Sepakat Nilai Ganti Rugi Lahan
Bangunan PAUD di Tamansari dibongkar saat proses belajar
Rumah sudah dirobohkan Satpol PP, warga Jebres korban gusuran memilih bertahan

(mdk/fik)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.