LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. PERISTIWA

Merapi waspada, Sultan HB X imbau masyarakat tetap tenang

Status Gunung Merapi dinaikkan dari normal menjadi waspada sejak Senin (21/5) pukul 23.00 WIB. Menanggapi naiknya status Gunung Merapi, Gubernur DIY Sri Sultan HB X meminta masyarakat tetap tenang.

2018-05-22 12:35:01
merapi
Advertisement

Status Gunung Merapi dinaikkan dari normal menjadi waspada sejak Senin (21/5) pukul 23.00 WIB. Menanggapi naiknya status Gunung Merapi, Gubernur DIY Sri Sultan HB X meminta masyarakat tetap tenang.

Sultan mengatakan meski mengalami kenaikan status, tetapi lava tidak keluar. Abu yang keluar juga tinggi sehingga jatuhnya abu jauh.

"(Masyarakat) Tenang saja. Perkara tidak yakin mengungsi silakan. Kita fasilitasi seperti tadi malam," ujar Sultan, Selasa (22/5).

Advertisement

Sultan menerangkan meskipun Gunung Merapi mengalami kenaikan status, anak-anak tetap bisa bersekolah. Meskipun demikian Sultan mengimbau agar tetap menggunakan masker.

"Sekolah tetap (masuk). Pakai masker. Tenang saja. Kecuali kalau lava naik itu beda. Tidak usah punya kekhawatiran. Tetap normal, bukan lava," tutup Sultan.

Berdasarkan laporan dari Pusdalops BPBD DIY bersumber dari BPPTKG, letusab freatik Gunung Merapi kembali terjadi pada 22 Mei 2018 pukul 01.47 WIB. Letusan berlangsung selama 3 menit dengan ketinggian asap 3.500 meter arah barat teramati dari pos PGM Babadan. Amplitudo seismik terukur 40 mm.

Advertisement

Sebelumnya pada Senin (21/5) telah terjadi tiga kali letusan freatik di Gunung Merapi. Letusan freatik pertama terjadi pada pukul 01.25 WIB. Letusan ini terjadi selama 19 menit dengan ketinggian asap 700 meter teramati dari pos PGM Babadan. Amplitudo seismik terukur 20 mm.

Letusan freatik Gunung Merapi kedua terjadi pada pukul 09.38 selama 6 menit. Tinggi asap 1200 meter dengan angin condong ke arah barat. Amplitudo seismik terukur 23 mm.

Letusan freatik ketiga Gunung Merapi terjadi pada pukul 17.59 WIB selama 19 menit. Tinggi asap tidak terpantau karena view tidak tampak. Amplitudo seismik terukur 50 mm.

Baca juga:
Status waspada Gunung Merapi tak ganggu kegiatan belajar sekolah
Erupsi Merapi, BPBD Klaten bagikan 15 ribu masker
Warga Sleman perbaiki jalur evakuasi Merapi yang rusak dilewati truk pasir
Merapi kembali erupsi, ratusan warga Boyolali dan Sleman mengungsi
Status Merapi waspada, radius 3 km dari puncak gunung dikosongkan
Usai tiga kali letusan freatik, warga lereng Gunung Merapi mengungsi

(mdk/cob)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.