Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Merapi kembali erupsi, ratusan warga Boyolali dan Sleman mengungsi

Merapi kembali erupsi, ratusan warga Boyolali dan Sleman mengungsi Gunung Merapi erupsi. ©Instagram @Febriacs/via REUTERS

Merdeka.com - Gunung Merapi di perbatasan Jawa Tengah dengan Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY), Senin (21/5) kembali mengalami letusan freatik. Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Boyolali, Bambang Sinungharjo mengatakan, suara gemuruh terdengar dari Pos Babadan yang berjarak 4 kilometer dari puncak saat letusan.

"Hujan abu terjadi di sekitar Merapi sejauh 7 kilometer ke arah tenggara-selatan. Letusan freatik sebelumnya terjadi jam 17.50 WIB dengan durasi 3 menit dengan Amax 50 mm. Suara gemuruh terdengar dari Pos Babadan saat letusan. Saat ini seismik kembali tenang," ujarnya.

Bambang meminta masyarakat tenang dan tetap waspada. Meski dinyatakan aman dan terkendali, namun ratusan warga terpaksa mengungsi. Hingga saat ini ada 362 jiwa dari dukuh Stabelan Desa Tlogolele, Kecamatan Selo yang telah meninggalkan rumah.

Menurut Bambang, warga di desa tersebut masih trauma dengan peristiwa erupsi tahun 2010 lalu. Apalagi rumah mereka hanya berjarak 3,5 kilometer dari puncak Merapi.

"Malam ini tim BPBD telah mengunjungi lokasi. Kita membagikan masker dan logstik. Jumlah pengungsi untuk saat ini 362 jiwa, dengan rincian, bayi Usia 0-5 tahun sebanyak 35 jiwa, lansia 12 jiwa, remaja 41 jiwa, orang tua 39 jiwa," pungkas Bambang.

Terpisah, Kepala Pusat Data Informasi dan Humas BNPB Sutopo Purwo Nugroho menerangkan, sekitar 298 warga dari Dusun Kalitengah Lor, Kalitengah Kidul, dan Srunen di Kecamatan Cangkringan Kabupaten Sleman juga mengungsi. Mereka menempati Balai Desa Glagaharjo.

Hujan abu vulkanik jatuh di sekitar Gunung Merapi seperti wilayah Kabupaten Sleman Yogyakarta meliputi Kecamatan Cangkringan (Desa Glagaharjo, Desa Kepuharjo, Desa Umbulharjo), Kecamatan Pakem (Desa Purwobinangun, Desa Hargobinangun, Desa Kaliurang), dan Kecamatan Ngemplak (Desa Widomartani). Di wilayah Kabupaten Klaten hujan abu vulkanik jatuh di Kecamatan Kemalang (Desa Balerante dan Desa Panggang).

"Masyarakat diimbau untuk tetap tenang. Tidak terpancing pada isu-isu mengenai letusan Gunung Merapi yang tidak jelas sumbernya. Masyarakat diimbau mengikuti arahan dari Pemda setempat. Pemerintah akan terus hadir membantu masyarakat," terangnya.

(mdk/cob)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP