Merampok toko emas di siang hari, 1 tewas, 1 kritis dan 2 melarikan diri
Merampok toko emas di siang hari, 1 tewas, 1 kritis dan 2 melarikan diri. Para pelaku mendatangi toko emas Gelumbang Jaya yang berada tepat di samping toko pertama. Lagi-lagi, mereka mengancam menembak korban jika tidak menyerahkan emas. Mereka pun membawa kabur emas dari toko kedua.
Nekat merampok toko emas di siang bolong, empat kawanan dipergoki warga. Dua pelaku kabur, satu tewas dan satu lainnya kritis usai dihajar massa.
Para pelaku merampok dua toko emas di Pasar Gelumbang, Kabupaten Muara Enim, Sumatera Selatan, Kamis (11/1). Saat kejadian, situasi pasar sedang ramai.
Toko pertama dirampok pelaku adalah toko emas Permata yang membawa kabur perhiasan emas beberapa kilogram emas. Mereka mengancam pemilik toko dengan senjata api.
Setelah itu, para pelaku mendatangi toko emas Gelumbang Jaya yang berada tepat di samping toko pertama. Lagi-lagi, mereka mengancam menembak korban jika tidak menyerahkan emas. Mereka pun membawa kabur emas dari toko kedua.
Ironisnya, perampokan tersebut disaksikan sejumlah orang. Namun warga takut terkena tembakan karena pelaku sempat menembak etalase toko.
Begitu keempat pelaku kabur dengan mengendarai dua sepeda motor, warga barulah mengejarnya. Alhasil, dua pelaku di antaranya diamankan warga yang sudah berkerumun, dua lainnya kabur dengan membawa hasil rampokan.
Warga yang geram akhirnya menghajar kedua pelaku. Satu pelaku, Sudikdo (40), warga Perum Puri Hijau, Karang Asem, Kecamatan Purwokerto Selatan, Jawa Tengah, tewas di lokasi. Sedangkan satu pelaku lain bernama Refi (35) warga Lintang, Pendopo, Empat Lawang, Sumsel, kritis.
Kapolsek Gelumbang AKP Indrowono mengungkapkan, saat beraksi semua pelaku menggunakan penutup wajah dan membawa senjata api rakitan. Aksi mereka terbilang nekat karena dilakukan di tengah keramaian dan pada siang bolong.
"Ya, empat pelaku merampok toko emas di pasar. Satu pelaku tewas, satu luka parah, dan dua kabur ke arah Timbangan Indralaya," ungkap Indrowono saat dihubungi merdeka.com, Kamis (11/1).
Polisi menyita sejumlah barang bukti dari lokasi. Di antaranya, beberapa kilogram emas hasil rampokan, sepeda motor dan senjata api milik para pelaku, dan barang bukti lainnya.
"Untuk total kerugian termasuk emas yang berhasil dibawa kabur pelaku masih dihitung, tapi cukup banyak, ada beberapa kilo," tuturnya.
Baca juga:
Polisi tembak anggota sindikat perampok nasabah bank Malang di Solo
Polisi tembak anggota perampok nasabah bank Malang di Solo
Polisi tembak anggota perampok nasabah bank Malang di Solo
Hotel Ritz di Prancis dibobol maling, curi perhiasan senilai Rp 63,3 M
Menolak serahkan dompet dan handphone, Darius tewas dikeroyok sekelompok pemotor
Rampok bersenpi beraksi di Jepara, pelaku sekap 7 korban, kerugian Rp 600 juta