LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. PERISTIWA

Merampok sejumlah toko, 6 mahasiswa di Yogyakarta dibekuk polisi

Enam orang pelaku perampokan di sejumlah toko berjejaring pada Rabu (22/3) yang lalu berhasil diamankan oleh petugas Polresta Yogyakarta. Keenam orang perampok itu ditangkap bersamaan di kawasan Kecamatan Mlati, Sleman, DIY pada Rabu (29/3) dini hari.

2017-03-30 04:00:00
Perampokan
Advertisement

Enam orang pelaku perampokan di sejumlah toko berjejaring pada Rabu (22/3) yang lalu berhasil diamankan oleh petugas Polresta Yogyakarta. Keenam orang perampok itu ditangkap bersamaan di kawasan Kecamatan Mlati, Sleman, DIY pada Rabu (29/3) dini hari.

Keenam orang yang ditangkap adalah Nokiskar Heins Wadul (23), Wildan Hi Hamdi (26), Sardi Latif (25), Taufik Anwar (22), M Kirniawan Yakub (18) dan Mt.

"Semua pelaku perampokan tersebut masih berstatus mahasiswa dan pelajar di Yogyakarta. Mereka sudah sekian lama meresahkan. Mereka melakukan perampokan di berbagai lokasi," kata Kapolresta Yogyakarta, Kombes Pol Tommy Wibisono, Rabu (29/3).

Tommy menambahkan bahwa keenam pelaku melakukan aksi perampokan di sejumlah wilayah seperti di Wirobrajan, Kotegede, maupun Kabupaten Sleman dan Banguntapan Bantul. Petugas Polresta Yogyakarta menduga, mereka melakukan perampokan tak hanya di lokasi tersebut.

"Para pelaku melakukan perampokan secara terang-terangan di saat situasi sepi. Kemudian, mereka menodongkan senjata dan mengambil sejumlah barang dan uang. Diperkirakan nanti (pelaku) akan berkembang lagi. Sementara (toko berjejaring korban perampokan) yang terungkap baru empat," jelas Tommy

Sedangkan menurut Wakil Kepala Satuan Reserse Kriminal Polresta Yogyakarta, AKP Yohanes Redoi Sigiro, aparat sudah memantau para pelaku dalam beberapa waktu terakhir. Sigiro menambahkan bahwa pelaku perampokan bisa bertambah.

"Sementara, ada satu orang berinisial S yang melarikan diri dan kini menjadi DPO (daftar pencarian orang). Lalu, ada dua orang yang ditangkap berstatus residivis. Seluruh tim semua bergerak. Kami masih melakukan pencarian terhadap pelaku yang belum tertangkap," tutur Sigiro.

Sigiro menguraikan bahwa para pelaku perampokan menggunakan hasil kejahatan untuk bersenang-senang. Sebab, selain uang, barang yang kebanyakan diambil adalah rokok.

Dari keenam pelaku, polisi berhasil menyita sejumlah barang bukti seperti sebuah sepeda motor, sebuah pedang hitam, sebuah korek api, sebuah palu hitam, serta pistol mainan. Sementara itu, para pelaku dijerat dengan Pasal 365 KUHP dengan ancaman pidana maksimal 7 tahun.

Baca juga:
Perampok di Meksiko diamuk ratusan warga, tangannya dipotong
Dipaksa suami, Keke pura-pura jadi PRT buat kuras harta majikan
Rampok Alfamart, pelaku sekap lima karyawan di kamar mandi
Komplotan rampok tembak sales rokok, korban tewas di tempat
Perampok di Medan sembunyi 7 jam sebelum beraksi dan cabuli korban
Mirip Pulomas, perampokan di Tangerang juga sekap korban di WC
Dirampok sopir, wanita nekat lompat dari angkot

(mdk/msh)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.