LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. PERISTIWA

Menteri Susi ungkap nelayan asal Sultra paling sering gunakan bom

"Yang saya sampaikan ini bener lho, nelayan dari beberapa daerah itu mengeluh karena yang melakukan pemboman ikan itu berasal dari Sultra," kata Susi.

2017-09-17 04:31:00
Susi Pudjiastuti
Advertisement

Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti mengungkapkan dirinya sering mendapatkan keluhan dari beberapa daerah bahwa nelayan asal Sulawesi Tenggara terkenal paling banyak menggunakan bom. Oleh sebab itu, dia datang ke ibu kota Sulawesi Tenggara, Kendari untuk meminta para nelayan menghentikan penggunaan bom ikan.

"Yang saya sampaikan ini bener lho, nelayan dari beberapa daerah itu mengeluh karena yang melakukan pemboman ikan itu berasal dari Sultra. Karena itu saya datang untuk meminta nelayan di daerah ini hentikan penggunaan bom ikan," kata Susi di hadapan para mahasiswa dan civitas akademika Universitas Halu Oleo di Kendari seperti dilansir Antara, Sabtu (16/9).

Disebutkan Susi, nelayan yang dikunjungi dan mengeluh itu seperti di Maluku Utara, Papua Barat, Maluku, NTT, NTB masih banyak ditemukan karang-karang yang rusak karena dibom.

"Australia saja mengakui nelayan asal Buton hanya dengan kapal ukuran 3 GT tetapi mampu mengarungi lautan dan sampai di wilayah Australia," kata Susi.

Dia mengatakan, akan menurunkan tim khusus di Sultra untuk memberantas para tukang bom ikan dan tukang bius ikan.

"Tim saya sudah turun di Selayar Sulawesi Selatan terkait kasus yang sama, semua sudah tuntas. Nanti giliran akan diturunkan di Kendari untuk habiskan pemain bom dan pengguna potasium," katanya.

Susi mengaku, kementerian yang dipimpinnya itu akan memberikan pembinaan khusus bagi nelayan di Sultra, asalkan ada komitmen untuk menghentikan penggunaan bom.

"Penangkapan ikan menggunakan bom merusak lingkungan tempat hidup dan bertelur ikan. Karena itu harus kita perangi para pelaku bom ikan," katanya.

Baca juga:
Potret nelayan rajungan di Muara Angke
Bertemu Teten Masduki, nelayan minta penggunaan cantrang tidak dilarang
Pemerintah sebar 7.255 alat tangkap ikan ramah lingkungan pengganti cantrang
Denyut kehidupan nelayan Kamal Muara terimpit proyek reklamasi
Cari nelayan hilang di perairan Sebatik, Basarnas kontak SAR Malaysia
Denyut kehidupan tukang servis kapal di Muara Angke

(mdk/rzk)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.