Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Bertemu Teten Masduki, nelayan minta penggunaan cantrang tidak dilarang

Bertemu Teten Masduki, nelayan minta penggunaan cantrang tidak dilarang Nelayan protes cantrang. ©2017 Merdeka.com/supriatin

Merdeka.com - Aliansi Nelayan Indonesia melakukan audiensi dengan Kepala Staf Kepresidenan (KSP) Teten Masduki di Aula KSP, Istana Kepresidenan. Aliansi Nelayan Indonesia ini menyerahkan hasil kajian terkait penggunaan cantrang kepada KSP.

"Ini kajian yang kami presentasikan tadi, bahwa alat tangkap kami ini tidak harus dilarang, tidak harus, tidak boleh," ujar Ketua Umum Aliansi Nelayan Indonesia Riyono di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Jumat (8/9).

Riyono menjelaskan berdasarkan hasil kajian, cantrang ramah lingkungan. Penggunaan cantrang juga tidak merusak terumbu karang dan ikan di laut. "Dikatakan kan, ikan kecil muda yang ditangkap akan habis. Padahal tidak," katanya.

Kajian tersebut, lanjut Riyono, dilakukan di lima daerah di Pulau Jawa yakni Rembang, Tegal, Pati, Brebes, dan Lamongan. Di Jawa Tengah ada sekitar 1.800 nelayan yang menggunakan cantrang, sementara di Jawa Timur ada sekira 500 nelayan.

"Itu bukan angka sedikit. Totalnya 3000-an kapal," pungkasnya.

(mdk/sau)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP