Menteri Anies: Ijazah palsu merendahkan diri sendiri
"Begitu daftarnya keluar dari Menristek Dikti, itu kami akan cek semuanya," kata dia.
Menteri Pendidikan dan Kebudayaan, Anies Baswedan kembali angkat bicara mengenai ijazah palsu. Anies menegaskan, jika praktik ijazah palsu tidak ditindak tegas, maka Indonesia akan sulit terbebas dari korupsi.
"Kalau kita membiarkan orang-orang untuk menghalalkan segala cara, maka Indonesia tidak akan bebas dari praktik korupsi dan lain-lain," kata Anies di Istana, Jakarta, Rabu (3/6).
Mantan Rektor Paramadina itu menilai, praktik ijazah palsu sebetulnya merendahkan harkat dan martabat bagi orang yang melakukannya.
"Dan bagi yang memilih untuk beli ijazah atau pakai ijazah palsu, sebenarnya itu merendahkan diri sendiri, dipaksakan tidak mampu kuliah betul, sehingga beli ijazah," jelas Anies.
Selanjutnya, tambah Anies, dari sisi pemerintah, langkah yang dilakukan Menristek Dikti sudah benar adanya. Yaitu dengan melakukan sidak dan inventarisir kampus-kampus yang diduga melakukan jual beli ijazah palsu dan kemudian menindak tegas.
"Kita akan lihat, semua mendapatkan ijazah dari institusi-institusi yang dilakukan. Begitu daftarnya keluar dari Menristek Dikti, itu kami akan cek semuanya," tutupnya.
Baca juga:
PNS ijazah palsu tak dipecat tapi potong gaji
Menteri Yuddy sebut PNS berijazah palsu cukup diturunkan pangkat
Buntut kasus ijazah palsu, surat kelulusan PNS/TNI/Polri dievaluasi
Marak ijazah palsu, bupati Gorontalo cek ijazah bawahannya
Pemkab Jembrana besok bakal periksa ijazah para PNS
Penjual alat tulis di Tangerang buat Ijazah Palsu tarif Rp 50 ribu
10 Berita terpopuler merdeka.com, Jumat (29/5)