Menteri Agama minta takbiran tidak dirayakan dengan pesta pora
"Imbauannya kita menghindari berhura-hura bermewah-mewah apalagi sampai mengganggu ketertiban umum," kata Lukman.
Menteri Agama Lukman Hakim mengimbau seluruh warga tak merayakan takbiran Idul Fitri dengan pesta pora. Selain itu, perayaan takbiran tak boleh mengganggu ketertiban umum.
"Imbauannya kita menghindari berhura-hura bermewah-mewah apalagi sampai mengganggu ketertiban umum," kata Lukman di Kantor Kemenag, Jakarta, Senin (4/7).
Menurutnya, perayaan takbiran dilakukan dengan damai dan hikmat. Hal ini karena para pemuda kerap kali melampiaskan kegembiraan secara berlebihan.
"Kita bisa memahami kalau ada kalangan muda yang ingin melampiaskan kegembiraan nya dalam batas wajar bisa ditolerir tetapi kalau sampai menyetop menutup jalan raya dan sebagainya konvoi mungkin lebih baik dengan cara lebih maslahat," kata dia.
Pihaknya sudah bekerja sama dengan aparat kepolisian jika perayaan takbiran dilakukan dengan hal negatif. Dia mengaku percaya dengan tindakan aparat kepolisian dalam perayaan takbiran.
"Saya pikir polri tentu akan menjalankan fungsi dengan tugas baik kita berharap betul dan percaya betul," tandasnya.
Baca juga:
Di Pasar Minggu, ada daging segar dijual Rp 75.000 per Kg
Takbiran keliling Jakarta tak boleh sembarangan, ini aturannya
Hari ini, 14 ribu pemudik berangkat dari Gambir, mayoritas ke Solo
H-2 Lebaran: 2,5 juta kendaraan tinggalkan Jabodetabek
Lebaran 2016, kapasitas penerbangan Garuda naik 29 persen