H-2 Lebaran: 2,5 juta kendaraan tinggalkan Jabodetabek
Merdeka.com - Kementerian Perhubungan mencatat sebanyak 2.531.890 kendaraan meninggalkan Jabodetabek hingga dua hari jelang Lebaran. Itu merupakan akumulasi penghitungan sepanjang H-12 hingga dengan H-2 Hari Raya Idul Fitri di tujuh titik pemantauan. Yakni Ciasem, Sadang, Ciamis, Merak, Cisarua, Cicurug dan Cileunyi.
“Jumlahnya meningkat sebesar 36,3 persen dibandingkan periode yang sama pada 2015, yaitu sejumlah 1.857.498 kendaraan,“ kata Kepala Biro Komunikasi dan Informasi Publik Kemenhub Hemi Pamuraharjo dalam keterangan resminya di Jakarta, Selasa (5/7).
Angka tersebut, lanjut Hemi, didominasi oleh sepeda motor. Yaitu sebanyak 1.563.670 unit atau 61,76 persen dari seluruh kendaraan.
Posko Tingkat Nasional Angkutan Lebaran Terpadu 2016 juga mencatat, pada H-2, sebanyak 10.913 bus dengan 215.685 penumpang telah diberangkatkan. Sedangkan jumlah bus yang datang sebanyak 11.726 bus, dengan total 199.181 penumpang.
"Data tersebut merupakan hasil pantauan di 48 terminal utama di 14 Provinsi," katanya.
Yakni, lanjut Hemi, Sumatera Utara, Sumatera Selatan, Lampung, Banten, DKI Jakarta, Jawa Barat. Kemudian, Jawa Tengah, DI Yogyakarta, Jawa Timur, Bali, Nusa Tenggara Barat. Lalu, Kalimantan Selatan, Kalimantan Timur, dan Sulawesi Selatan.
Sedangkan hasil pantauan di terminal utama dan bantuan di Jabodetabek, sebanyak 768 bus telah diberangkatkan, dengan jumlah penumpang 9.771 orang.
Sementara itu, pantauan terakhir arus lalu lintas hari ini di tol Jakarta-Cikampek, kecepatan rata-rata kendaraan adalah 31.65 km per jam.
Sedangkan di tol Cipularang rata-rata kecepatan adalah 12.31 km per jam. Di Pantura, rata-rata kecepatan kendaraan di jalur Cikampek-Cirebon adalah 19.47 km per jam.
Di lintasan Cileunyi-Banjar, Jalur Pantai Selatan, rata-rata kecepatan adalah 21.16 km per jam.
"Kemacetan sempat terjadi di ruas exit Tol Brebes Timur dimana antrian kendaraan di gerbang keluar tol mencapai 5-6 km."
(mdk/yud)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya