Mensos: Paling mendasar saat ini bagaimana bangkitkan semangat hidup di Asmat
Mensos: Paling mendasar saat ini bagaimana bangkitkan semangat hidup di Asmat.
Menteri Sosial Idrus Marham menceritakan, tidak lama setelah dilantik jadi menteri memenuhi panggilan untuk bertemu Presiden Joko Widodo. Dalam pertemuan itu, kata dia, Presiden Jokowi membahas soal musibah menimpa masyarakat di Kabupaten Asmat, Papua.
Presiden Joko Widodo menyampaikan, kalau masalah yang harus cepat diatasi saat ini adalah masalah Asmat yang tengah hadapi musibah Kejadian Luar Biasa (KLB) gizi buruk dan campak. Maka malam harinya, kata Idrus, dirinya langsung berangkat ke Asmat.
"Setelah kembali dari Asmat, saya melihat bahwa bagaimana semangat orang-orang Asmat kita bangkitkan, bagaimana motivasi hidupnya kita bangkitkan dan menurut pandangan saya, inilah hal yang paling mendasar sekarang ini," kata Idrus Marham di depan tim medis dan tim kesehatan Universitas Hasanuddin (Unhas) Makassar untuk Asmat saat pelepasan pemberangkatan di pelataran rektorat kampus, Senin (5/2).
Dia mengungkapkan, begitu jadi Menteri sosial langsung berpikir bagaimana merubah wajah Kementerian Sosial. Selama ini, kata Idrus, Kemensos dikesankan hanya kegiatan bagi-bagi misalnya bagi-bagi beras, bagi bantuan dan lain-lain.
Padahal menurutnya, Kemensos tidak sekadar itu. Di Kemensos harusnya bagaimana berpikir lebih dari kegiatan bagi-bagi itu. Dan dikaitkan dengan kasus di Kabupaten Asmat, maka yang dilakukan di sana sedianya bukan sekadar bagi-bagi bantuan tetapi yang terpenting adalah melakukan revolusi mental.
Baca juga:
Awal 2018, kolaborasi Japfa dan Kemensos rampungkan masjid di Indonesia Timur
Rapat perdana di DPR, Mensos Idrus bahas campak dan gizi buruk di Asmat
Jokowi naikkan tunjangan kinerja PNS Kemensos jadi Rp 1,9 juta hingga Rp 29 juta
Jaga validitas, data penduduk miskin di SKSTN diperbarui 2 kali setahun
Bantu korban banjir Pacitan, Kemensos kirim 1000 Tagana
Ini resolusi Khofifah untuk Kemensos di 2018
Khofifah: Kemensos dulu ada ibu enggak ada bapaknya, sekarang lengkap