LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. PERISTIWA

Menristek Sebut Kemungkinan Vaksin Corona Ditemukan Tahun Depan

Menristek Bambang Brodjonegoro melaporkan pengembangan vaksin virus corona di Indonesia. Bambang mengatakan, kemungkinan paling cepat ditemukan vaksin untuk virus corona alias Covid-19 setahun mendatang. Dia mengutip Lembaga Biologi Molekuler (LBM) Eijkman yang melakukan penelitian vaksin corona di Indonesia.

2020-05-05 11:53:54
Corona di Indonesia
Advertisement

Menristek Bambang Brodjonegoro melaporkan pengembangan vaksin virus corona di Indonesia. Bambang mengatakan, kemungkinan paling cepat ditemukan vaksin untuk virus corona alias Covid-19 setahun mendatang. Dia mengutip Lembaga Biologi Molekuler (LBM) Eijkman yang melakukan penelitian vaksin corona di Indonesia.

"Mengenai waktunya masih sulit diperkirakan meskipun Eijkman mengatakan kemungkinan paling cepat satu tahun kira-kira dari bulan Maret kemarin. Mudah-mudahan awal tahun depan sudah ada berita baik," ujar Bambang dalam rapat gabungan dengan DPR secara virtual, Selasa (5/5).

Namun, Indonesia bekerja sama dengan pihak luar dengan harapan mempercepat penelitian vaksin yang efektif.

Advertisement

"Tentu kami mendorong kerja sama dengan pihak luar juga yang mengembangkan vaksin sehingga harapannya vaksin bisa ditemukan lebih cepat dan bisa langsung efektif terutama virus yang beredar di Indonesia," kata dia.

LBM Eijkman, yang melakukan penelitian, telah mengirim tiga analisis gen atau Whole Genome Sequencing (WGS) ke gisaid.org yang mengumpulkan data Covid-19 dari seluruh dunia. Hal tersebut untuk melihat karakteristik virus Covid-19 di Indonesia.

Hasilnya, jenis Covid-19 yang menyebar di Indonesia berbeda dengan tiga jenis yang sudah dikenali di dunia. Ada tiga tipe Covid, yaitu tipe S, G, dan V.

Advertisement

"Di luar tiga tipe itu ada yang disebut tipe lain yang belum teridentifikasi," kata Bambang.

Ternyata, virus corona yang beredar di Indonesia tidak termasuk tiga tipe yang sudah dikenali. Penemuan itu menjadi penting karena analisis gen tersebut penting untuk produksi vaksin.

"Tiga Whole Genome Sequencing yang dikirim Indonesia termasuk kategori lainnya. Tidak masuk kategori S, G dan V. Ini baru awal tentunya akan dikirim banyak lagi WGS untuk melihat dari kategori apa Covid nanti atau virus covid 19 yang ada di Indonesia," jelas Bambang.

Baca juga:
Pemerintah Beri Rp5 Miliar untuk Eijkman Teliti Vaksin Covid-19
RSKI P. Galang Batam Teliti Manfaat Madu untuk Pasien Covid-19, Hasilnya Mengejutkan
RI Belum Aman dari Corona Sampai Vaksin Ditemukan
5 Fakta Plasma Darah yang Jadi Alternatif Obat Corona, Mulai Dijual di Pasar Gelap
Uni Emirat Arab Kembangkan Pengobatan Covid-19 Menggunakan Sel Induk
Penelitian: 10 Jenis Obat Bisa Jadi Efektif Lawan Virus Corona

(mdk/noe)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.