Menpan RB Akui 70 Persen ASN Tak Netral Saat Pilkada
Salah satu profesi ASN yang kerap menjadi timses yakni guru. Para guru di daerah patut diakui kerap dimanfaatkan sebagai pendulang suara.
Menpan-RB Tjahjo Kumolo mengakui bahwa netralitas ASN di daerah tidak. ASN kerap menjadi tim sukses pasangan calon tertentu untuk mendulang suara masyarakat.
Ini menanggapi pertanyaan anggota Komisi II DPR-RI terkait netralitas ASN jelang pilkada serentak 2020. Komisi II berharap agar ASN betul-betul menjaga netralitasnya dalam perhelatan Pilkada.
"Jujur kita akui netralitas ASN kita yang 70 persen itu di daerah tidak terjaga," kata Tjahjo, dalam raker bersama Komisi II, di kompleks parlemen, Selasa (23/4).
"Ada sekda yang terang-terangan dia ikut kampanye untuk pasangan calon tertentu. Ini kan juga repot," imbuhnya.
Salah satu profesi ASN yang kerap menjadi timses yakni guru. Para guru di daerah patut diakui kerap dimanfaatkan sebagai pendulang suara.
"Kemudian guru. Karena guru kan tim sukses Pilkada yang paling hebat di daerah yang merekrut suara lewat anak didik untuk orang tuanya. Guru dijadikan OPD dijadikan kepala dinas," terang dia.
Hal seperti inilah, tegas Tjahjo, yang harus diperbaiki. Dengan demikian, ASN sungguh-sungguh fokus pada bidang tugas masing-masing. Bukan malah terlihat dalam politik praktis.
"Ini yang Pak Nadiem (Mendikbud Nadiem Makarim) tidak mau. Guru ya guru. Guru jangan jadi pimpro. Guru tugasnya untuk mendidik," tandasnya.
Baca juga:
Komisi II Minta Menpan-RB Perhatikan Netralitas ASN di Pilkada Serentak
Cara Azizah Ma'ruf Amin Atasi Masalah Sampah di Tangsel
Kapolri Instruksikan Kasatwil Lakukan Deteksi Dini Jelang Pilkada Serentak
Mendagri: Kepala Daerah yang Tak Efektif Tangani Covid-19 Jangan Dipilih Lagi
DPR Setujui PKPU soal Pilkada Saat Pandemi, Desak Pemerintah Cairkan Dana Tambahan