LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. PERISTIWA

Menko PMK: Setiap Potensi Sumber Penyebaran Varian Baru Covid-19 Segera Tangani

Menko PMK Muhadjir Effendy memastikan bahwa pemerintah terus berupaya mengantisipasi agar penyebaran Covid-19 varian B.1617.2 tidak semakin meluas. Dia mengakui bahwa varian virus corona dari India ini memang lebih ganas dan memiliki laju penularan lebih cepat.

2021-05-29 11:28:00
Covid-19
Advertisement

Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) Muhadjir Effendy memastikan bahwa pemerintah terus berupaya mengantisipasi agar penyebaran Covid-19 varian B.1617.2 tidak semakin meluas. Dia mengakui bahwa varian virus corona dari India ini memang lebih ganas dan memiliki laju penularan lebih cepat.

"Karena itu, sekarang setiap kali ada isu, ada kemungkinan potensi sumber penyebaran dari varian-varian baru harus langsung segera ditangani," ujar Muhadjir dikutip dari siaran persnya, Sabtu (29/5/2021).

Adapun varian baru virus corona B.1617.2 ditemukan di Kabupaten Cilacap, Jawa Tengah. Varian virus corona itu ditemukan dari anak buah kapal (ABK) asal Filipina yang berlabuh di pelabuhan di Cilacap.

Advertisement

Setidaknya, ada 14 kasus mutasi setelah dilakukan screening terhadap ABK Filipina. Dari 14 kasus mutasi tersebut, sebanyak 33 tenaga kesehatan RSUD Cilacap ikut tertular saat menangani para ABK.

Muhadjir mengatakan hingga kini belum ada tanda-tanda penyebaran secara luas dari mutasi virus corona dari India tersebut. Namun, dia mengingatkan agar sumber-sumber penularan virus varian baru harus diwaspadai.

Saat ini, pemerintah memberi perhatian khusus kepada masyarakat dari perbatasan Kalimantan dan khususnya dari Sumatera. Pasalnya, kemungkinan bisa menjadi pintu masuk varian virus corona baru.

Advertisement

"Karena dari Sumatera itu banyak sekali pekerja migran kita maupun sanak-saudaranya yang melakukan penyeberangan lewat jalur tidak resmi sehingga di luar pengendalian kita," jelas Mujadjir

Selain itu, pemerintah masih mewaspadai arus balik mudik lebaran, terutama dari Pulau Sumatera. Dia mengungkapkan pergerakan bus setiap harinya mencapai 500 dan belum semuanya kembali ke Pulau Jawa.

"Kapolda Sumatera Selatan dan Lampung juga meminta untuk diperpanjang untuk melakukan pencegatan, pemeriksaan, dan penindakan mereka yang akan menyeberang kembali ke Jawa," kata dia.

Sementara itu, sejauh ini ada tiga jenis varian baru Covid-19 yang sudah masuk ke Indonesia. Mulai dari, varian Covid-19 B.1617 dari India, B.117 dari Inggris, dan B.1315 dari Afrika Selatan.

Reporter: Lizsa Egeham

Sumber: Liputan6.com

Baca juga:
Satu Gang di Srengseng Sawah Jagakarsa Minilockdown, Polisi Sebut Ada Tiga Klaster
Satgas Covid-19 Sebut Masjid Bisa Jadi Tempat Isolasi Darurat Pasien Covid-19
Update Kasus WNA Positif Covid-19: Sebanyak 127 Orang Masih Dirawat dan Isolasi
Satgas Minta Pemda Lakukan Penyelidikan Epidemiologi Terhadap Klaster Baru Covid-19
Ada yang Positif Covid-19, USU Kembali Lakukan Pembatasan Aktivitas
RS Kudus Okupansi 90 Persen, Dinkes Jateng Minta Tambah Jumlah Tempat Isolasi Pasien

(mdk/bal)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.