Menko PMK Minta Kepala Daerah Tidak Stok Vaksin Covid-19
Muhadjir menjamin vaksin akan terus datang dari luar negeri. Sehingga dipastikan ketersediaan dalam kondisi aman.
Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (PMK), Muhadjir Effendy, meminta kepala daerah agar tidak menyetok vaksin Covid-19. Sehingga percepatan vaksinasi kepada masyarakat bisa tercapai.
"Insya Allah stok vaksin aman. Makanya saya mengimbau pimpinan daerah, jangan stok vaksin. Vaksin datang, suntikkan, vaksin datang, suntikkan," katanya di sela peninjauan vaksin untuk pesantren dan disabilitas di Rumah Sakit Umum Islam Kustati Surakarta, Jawa Tengah. Demikian dikutip dari Antara, Kamis (2/9).
Muhadjir menjamin vaksin akan terus datang dari luar negeri. Sehingga dipastikan ketersediaan dalam kondisi aman.
"Ini terus mengalir jumlah vaksin dari luar negeri. Berkat kerja keras Bu Menlu dengan berbagai macam skema. Selain beli, ada donor dari bilateral dan multilateral," katanya.
Mengenai capaian vaksinasi di Solo Raya, dikatakannya, sudah cukup bagus. Meski demikian, untuk penanganan COVID-19 masih harus ditingkatkan mengingat Solo berada di wilayah aglomerasi.
"Solo ini aglomerasi, namanya saja Solo Raya, jadi pergerakan orang memusat, bukan sentrifugal tetapi sentripetal. Jadi menumpuk di Solo kalau siang. Kalau malam hanya 600.000, kalau siang bisa 2 juta orang," katanya.
Ia mengatakan kondisi itulah yang membuat penanganan kasus Covid-19 di Kota Solo tidak segera selesai.
"Ini karena Solo menjadi pusat pergerakan orang, terutama dari wilayah sekitar. Makanya dipercepat vaksinasinya, Soloraya kan termasuk kompleks, apalagi levelingnya paling terakhir. Bukan karena Solonya tetapi karena ada enam kabupaten yang semua pergerakan orangnya ke Solo," katanya.
Baca juga:
Jerman Larang Perusahaan Tanya Status Vaksin Karyawan, Ini Alasannya
Erick Thohir Ajak Masyarakat Vaksinasi agar Ekonomi Bisa Pulih
Tinjau Vaksinasi Pelajar di Lampung, Jokowi Harap PTM Secepatnya Diikuti Para Murid
3,2 Juta Warga Ber-KTP Jakarta Belum Mendapat Vaksin
Wapres Ma'ruf Amin Klaim Vaksinasi Covid-19 di Jakarta Mencapai 118%
PTM di Kabupaten Bogor Terganggu Vaksinasi Belum Merata & Persiapan Prokes di Sekolah
Klinik Bidan di Kabupaten Bogor Sudah Layani Vaksinasi Covid-19