LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. PERISTIWA

Menko Luhut Resmikan Tempat Pengolahan Sampah Terpadu di Badung

Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi (Menko Marves) Luhut Binsar Pandjaitan bersama Gubenur Bali Wayan Koster meresmikan Tempat Pengolahan Sampah Terpadu (TPST) Sampah Tanggung Jawabku (Samtaku) dan penanganan sampah Sarbagita di Jimbaran, Kuta Selatan, Kabupaten Badung, Bali, Jumat (10/9).

2021-09-10 17:50:02
Sampah Plastik
Advertisement

Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi (Menko Marves) Luhut Binsar Pandjaitan bersama Gubenur Bali Wayan Koster meresmikan Tempat Pengolahan Sampah Terpadu (TPST) Sampah Tanggung Jawabku (Samtaku) dan penanganan sampah Sarbagita di Jimbaran, Kuta Selatan, Kabupaten Badung, Bali, Jumat (10/9).

Dalam sambutannya, Luhut menyampaikan bahwa TPST yang dibangun berkat kerja sama antara Pemerintah Kabupaten Badung dengan pihak swasta. Fasilitas ini diharapkan menjadi solusi untuk mengentaskan permasalahan sampah. Pemilahan sampah organik dan nonorganik diharapkan dapat mengurangi volume sampah masuk ke Tempat Pembuangan Akhir (TPA) dan menekan risiko kebocoran sampah plastik ke lingkungan.

"Kita tidak bisa lagi mengandalkan TPA sebagai akhir dari penanganan sampah. Untuk itu, harus ada terobosan dalam pengelolaan sampah. Penerapan ekonomi sirkular dan pemanfaatan sampah menjadi sumber daya merupakan paradigma baru dalam pengelolaan sampah," ujarnya.

Advertisement

Luhut juga menegaskan, pemerintah sangat memperhatikan pengelolaan sampah, khususnya sampah plastik. Karena itu, ia selalu menekankan untuk mengambil langkah-langkah yang tidak biasa, bukan business as usual, serta menerapkan pendekatan secara terintegrasi dari hulu ke hilir.

"Penanganan sampah memang memerlukan biaya yang tidak sedikit, namun kegagalan dalam melakukan pengelolaan sampah akan memberikan dampak yang lebih besar bagi lingkungan, pariwisata, kesehatan masyarakat, dan polusi. Pemerintah telah mengambil langkah konkret dan berkolaborasi dengan berbagai pihak untuk mengakselerasi dan meningkatkan rasio pendaurulangan sampah plastik di Tanah Air," ujarnya.

Sementara itu, Bupati Badung I Nyoman Giri Prasta dalam sambutannya menyampaikan, bahwa TPST Samtaku Jimbaran merupakan salah satu implementasi dari program Pemda Badung yang mengembangkan konsep Badung mandiri sampah. Sampah diolah dimulai dari sumber timbunan sampah berlanjut pada proses 3R (Reduce, Reuse, Recycle) pemrosesan akhir pada TPST.

Advertisement

Ia juga memaparkan program implementatif dari konsep Badung mandiri sampah yang telah diupayakan antara lain: merevitalisasi TPS 3R sejumlah desa dan kelurahan di Kabupaten Badung dengan melengkapi sarana prasarana yang dibutuhkan untuk operasional pengolahan sampah. Kemudian, membangun TPS 3R baru pada sejumlah desa lainnya yang belum memiliki TPS 3R, mengembangkan TPST di Mengwitani dalam zona wilayah tengah dan ke depan mengembangkan zona wilayah utara.

"TPST Samtaku Jimbaran mampu berkontribusi dalam mengolah sampah, sehingga tidak lagi dibuang tapi diolah untuk menghasilkan ekonomi sirkular serta menjadi role model yang dapat direplikasi di wilayah-wilayah di Provinsi Bali," ujar Giri Prasta.

Baca juga:
Bersama WWF, Lintasarta Perangi Sampah Plastik dan Limbah Medis
Menteri LHK Tegaskan Komitmen Indonesia Atasi Sampah Plastik
Thailand Sulap Sampah Plastik Jadi APD
Menengok Pemanfaatan Sampah Plastik Sebagai Campuran Aspal
Limbah Medis Meningkat Sejak Pandemi, Bappenas Dorong Reformasi Pengelolaan Sampah
Gerakan #NgopiMembumi Gugah Kesadaran Publik agar Indonesia Merdeka Sampah Plastik

(mdk/yan)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.