Menhan Tinjau Latsarmil Komcad ASN di Brigif 1 Marinir, Tekankan Penguatan Bela Negara
Kegiatan ini dilakukan dalam rangka meninjau pelaksanaan Latihan Dasar Militer (Latsarmil) Komponen Cadangan (Komcad) Aparatur Sipil Negara (ASN) kementerian.
Menteri Pertahanan Republik Indonesia Sjafrie Sjamsoeddin melakukan kunjungan kerja ke Brigif 1 Marinir di Cilandak, Jakarta, pada Rabu (29/4). Kunjungan tersebut merupakan bagian dari agenda kerja Kementerian Pertahanan dalam rangka meninjau langsung kesiapan satuan TNI di lapangan.
Kegiatan ini dilakukan dalam rangka meninjau pelaksanaan Latihan Dasar Militer (Latsarmil) Komponen Cadangan (Komcad) Aparatur Sipil Negara (ASN) kementerian dan lembaga.
Sebanyak 280 peserta Komcad dari 16 kementerian dan lembaga tengah mengikuti pendidikan tersebut, di antaranya Kementerian Sekretariat Negara, Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral, Kementerian Perhubungan, Kementerian Kelautan dan Perikanan, Kementerian Transmigrasi, Kementerian Koperasi, Kementerian Pariwisata, serta Kementerian Kehutanan.
Demonstrasi
Saat itu, ia menyaksikan demonstrasi yang ditampilkan oleh para siswa Komcad, meliputi peragaan baris-berbaris (PBB) serta simulasi penanganan huru hara.
Dalam arahannya, Sjafrie menegaskan, ASN yang mendapatkan pembekalan sebagai Komcad diharapkan mampu menjadi kekuatan penguat bagi Komponen Utama, yakni Tentara Nasional Indonesia (TNI).
"Kementerian dan lembaga merupakan pilar strategis dalam memperkuat Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI). Oleh karena itu, ASN perlu memiliki mentalitas bela negara yang dilandasi nilai-nilai nasionalisme, patriotisme, dan profesionalisme," kata Sjafrie, Kamis (30/4).
Pendidikan Komcad
Sjafrie menyampaikan, pendidikan Komcad ini bukan untuk membentuk ASN menjadi militeristik, melainkan untuk menanamkan karakter kebangsaan yang kuat, disiplin, kekompakan, serta semangat pengabdian.
"Nilai-nilai tersebut memerlukan proses, komitmen, dan kesungguhan dari setiap peserta," ujarnya.
Dia juga mengapresiasi perkembangan para peserta selama mengikuti pelatihan. Hal ini terlihat dari perubahan positif, khususnya dalam aspek kedisiplinan, kekompakan, dan semangat kebersamaan.
Peningkatan tersebut dinilai penting, mengingat ASN merupakan elemen kunci dalam mendukung kinerja kementerian dan lembaga.
Kementerian dan Lembaga
Selain itu, dia menekankan, keberagaman latar belakang peserta dari berbagai kementerian dan lembaga merupakan kekuatan yang mencerminkan semangat Bhinneka Tunggal Ika.
Dalam pesannya, Sjafrie menegaskan, pentingnya integritas dan tanggung jawab ASN sebagai abdi negara. Ia mengingatkan, seluruh fasilitas, termasuk pelatihan yang dijalani, bersumber dari rakyat.
"Oleh karena itu, ASN dituntut untuk memberikan pengabdian terbaik sebagai bentuk pertanggungjawaban kepada masyarakat," tegasnya.
Dia berharap, pada akhir pelatihan, para peserta dapat menunjukkan kualitas diri sebagai ASN Komcad yang disiplin, berintegritas, serta mampu menjadi teladan di lingkungan kerja masing-masing.
Atas nama pemerintah, ia menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Pangkormar beserta seluruh staf dan pelatih.
"Dedikasi dan kerja keras mereka dinilai menjadi kunci keberhasilan penyelenggaraan Latsarmil Komcad, sehingga program ini semakin menunjukkan profesionalisme dan menjadi kebanggaan bagi ASN yang mengikutinya," ungkapnya.
Turut hadir dalam acara tersebut Pangkormar, Kabaloghan Kemhan, Kabacadnas Kemhan, Danpasmar 1, Dirjen Pothan Kemhan, Dirjen Kuathan Kemhan, Kas Kormar, Karo TU & Protokol Setjen Kemhan, Karo Infohan Setjen Kemhan. (Biro Infohan Setjen Kemhan)