LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. PERISTIWA

Menhan Harap People Power Tak Menjurus Ke Makar

Dia pun berharap pihak yang akan melakukan protes terkait hasil Pemilu tidak merugikan bangsa serta negara. Dia yakin masyarakat Indonesia mengerti etika dan tata cara berpendapat. Karena itu, di bulan suci ini, dia berharap tidak ada pihak yang bertindak melanggar aturan.

2019-05-08 15:03:12
Menhan
Advertisement

Menteri Pertahanan Ryamizard Ryacudu berharap gerakan people power tidak menjurus ke arah makar. Dia menilai jika pihak-pihak tersebut melakukan makar pada 22 Mei nanti dapat dihukum.

"Mudah-mudahan tidak ada, kalau people power dipaksakan ya itu makar. Kalau makar ada hukumannya. Jadi sesuatu yang dipaksa-paksakan, itu harus ada hukumnya," kata Ryamizard di kantornya, Jalan Merdeka Barat, Rabu (8/5).

Dia pun berharap pihak yang akan melakukan protes terkait hasil Pemilu tidak merugikan bangsa serta negara. Dia yakin masyarakat Indonesia mengerti etika dan tata cara berpendapat. Karena itu, di bulan suci ini, dia berharap tidak ada pihak yang bertindak melanggar aturan.

Advertisement

"Jadi Mudah-mudahan ini puasa, masa bulan suci kok berbuat aneh-aneh. Apalagi kita ini orang Islam semua. Itu Islamnya ga sah, kalau dalam bulan Ramadan ini berbuat yang aneh-aneh," kata Ryamizard.

Ryamizard yakin kedua belah pasangan calon tidak akan melakukan tindakan yang melanggar etika. Sebab, dia sudah kenal Capres nomor urut 01 Joko Widodo dan Capres nomor urut 02 Prabowo Subianto.

"Kecuali ada orang-orang tertentu, lain, di luar kelompok itu. Pak Jokowi saya tahu orangnya. Pak Prabowo saya juga tahu orangnya, satu liting kok. Empat tahun sama-sama, kemudian puluhan tahun sama-sama. Enggak mungkin begitu-begitu. Kalau orang lain saya tak tahu," ungkap Ryamizard.

Advertisement

Dia juga meminta kepada pihak yang tidak puas dengan hasil Pemilu agar mengambil jalur hukum. Sampai, kata dia, dengan cara yang baik dan menerima jika sudah ada keputusan.

"Ya mudah-mudahan enggak ada, kalau ada ya selesai secara hukum. Saya Menteri Pertahanan tidak suka itu. Karena kenapa people power itu merusak bangsa ini. Saya Menteri Pertahanan bangsa Indonesia, saya tidak mau bangsa ini terkoyak-koyak. Itu urusan saya bangsa ini terkoyak-koyak. Saya tidak suka itu," tegas Ryamizard.

"Harus ada bukti hukum. Jadi jangan sampai ada pokoknya, enggak baik. Pokoknya memaksakan sampai kapanpun pokoknya. Kalau negara kesatuan republik Indonesia pokoknya harus sampai akhirnya itu pokoknya. Kalau yang lain enggak ada pokoknya," lanjut Ryamizard.

Dia juga menyakini akan membantu pihak Polisi jika terjadi kegaduhan. Sebab itu dia berharap tidak ada kegaduhan.

"Mudah-mudahan kita berdoa semoga tak terjadi lah. Karena bangsa kita ini gertaknya lumayan. Tapi sebenarnya bangsa ini baik baik. Kecuali orang-orang provokasi, segala macam," kata Ryamizard.

Baca juga:
Ryamizard Heran Sikap Ulama Saat Ini Berbeda dengan Masa Lalu
Menhan Ungkap Ancaman dan Perang Paling Bahaya Bagi Indonesia
Menhan Ryamizard Ingatkan Agar Tak Ada Aksi Turun ke Jalan Protes Pemilu 2019
Ryamizard Tegaskan Anggaran Pertahanan Cukup, Kesejahteraan Rakyat Lebih Utama
Menhan Ingatkan Prajurit Kodam Siliwangi Ancaman Terhadap Pancasila
Menhan: Tidak Ada Lagi 01 dan 02, Sekarang Mari Kita Bersatu
Ryamizard Ryacudu akan Temui Menhan Vietnam Selesaikan Insiden KRI Ditabrak

(mdk/gil)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.