Mengintip kampung penadah begal motor di Sasak Panjang
Polisi sudah menggerebek tempat ini untuk mencegah pembegalan. Namun transaksi jalan terus.
Petugas gabungan dari Satreskrim Polresta Depok, dan Polda Metro Jaya terus melakukan razia dan mencegah kejahatan pembegalan yang saat ini meresahkan masyarakat. Lokasi razia yang menjadi sasaran di jalan Sasak Panjang, Desa Citayam, Kecamatan Tajur Halang, Kabupaten Bogor, yang berdekatan dengan Depok.
Menurut Kepala Reserse Kriminal Polres Depok Komisaris Agus Salim, Penggerebekan ini berkaitan dengan kasus pencurian hingga pembegalan yang saat ini meresahkan masyarakat. Sebab di Sasak Panjang dikenal sebagai pusat penjualan onderdil motor peretelan.
"Penggerebekan itu berkaitan dengan kasus pencurian sepeda motor di Depok. Yang diduga, pencurinya menjual sepeda motor curian kepada penadah di kawasan Jalan Sasak Panjang. Dan penadah mempereteli sepeda motor lalu menjual onderdilnya," ujar Kompol Agus pekan lalu.
Di kalangan pemotor Jabodetabek, Sasak Panjang sudah lama dikenal sebagai sentral penadah barang-barang hasil pembegalan. Walau tak semua pedagang, mendapat barang dari hasil begal. Ada juga yang mendapatkannya dari warga yang ingin menjual onderdil, atau dari tukang loak.
Dulu ada semacam istilah. Kalau motor hilang, cari saja di Sasak Panjang, tapi bentuknya sudah peretelan.
"Iya mas, baru beberapa hari lalu Sasak Panjang ini digerebek polisi, ya kurang lebih ada 200 personel mas dan ada personel antihuru-hara juga ada kayak senjata gas air mata juga. Barang-barang dicek semua, didata dan kiosnya juga ikut digeledah. Tapi saya bisa menunjukkan bukti-bukti bahwa barang saya ini resmi bukan curian," kata seorang pedagang yang enggan disebutkan namanya.
Lokasi Sasak Panjang jauh dari pusat Kota Depok. Tapi selalu ramai dikunjungi kalangan pemotor yang ingin mencari barang-barang onderdil asli dan juga murah. Posisinya terletak di jalan yang menghubungkan Citayam dengan Bojonggede, Bogor dan Sawangan. Di jalan itu, banyak kios dan toko yang penuh menjajakan onderdil motor yang harganya cukup dijangkau oleh pembeli.
"Saya kalau cari onderdil memang kesini, katanya sih barang curian. Tapi karena murah saya beli saja. Kita kan nggak tahu asal-usulnya," kata Tio, seorang warga Sawangan, Depok.
Tio mewakili para pembeli. Asal murah, mereka cuek saja dengan asal-usul barang ini. Tak peduli walau barang hasil begal. Inilah yang membuat pembegalan tumbuh subur.
Baca juga:
6 Artis porno paling tajir sejagat raya
7 Seleb Hollywood yang terkenal 'jagoan ranjang'
Lima cerita konyol aksi bugil bikin geger dunia
6 Gurun pasir yang menyembunyikan sepotong keajaiban alam
Sekelumit kisah sniper legenda Indonesia, Tatang Koswara
8 Panganan Berbahaya Untuk Sarapan
Jangan lewatkan:
Ngototnya Lulung, siap tempur buat jatuhkan Ahok dari kursi gubernur
Kacau, ada pengemis beromzet Rp 15 juta, punya rumah mewah & 2 istri
Mendagri putuskan APBD dari Ahok tak bermasalah
Bosan tinggal di Indonesia? Pindah ke 5 Negara ini!
10 Poster lokal ini mirip poster film luar, kebetulan atau plagiat?
Batik Anne Avantie dari Sisa Kain Terbakar Pasar Klewer