LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. PERISTIWA

Mengaku dipukuli, Ketua DPC PDIP Bekasi Utara polisikan Ketua PDIP Bekasi Timur

Informasi diperoleh merdeka.com, dalam laporan itu, Topik Hidayat mengaku dikeroyok sekelompok orang yang diduga melibatkan Ketua PAC PDI Perjuangan Bekasi Utara, Arif Rahman Hakim. Karena itu, Topik melaporkannya ke polisi. Arif membantah memukuli Topik Hidayat.

2017-12-30 01:05:00
penganiayaan
Advertisement

Menjelang pemilihan kepala daerah Kota Bekasi, Jawa Barat, kader PDI Perjuangan di wilayah tersebut justru terlibat pertikaian. Seorang ketua pengurus PDIP tingkat kecamatan melaporkan kasus pengeroyokan ke polisi. Terlapor tak lain koleganya yang juga ketua pengurus PDIP kecamatan lain.

Ketua PAC PDIP Bekasi Timur Topik Hidayat melaporkan ketua PAC PDIP Bekasi Utara ke Polres Metro Bekasi Kota dengan nomor laporan LP/2302/K/XII/2017/Resto Bekasi Kota.

Informasi diperoleh merdeka.com, dalam laporan itu, Topik Hidayat mengaku dikeroyok sekelompok orang yang diduga melibatkan Ketua PAC PDI Perjuangan Bekasi Utara, Arif Rahman Hakim. Karena itu, Topik melaporkannya ke polisi. Peristiwa pengeroyokan dialami Topik pada Kamis (16/12).

Advertisement

Akibat aksi pengeroyokan itu, korban mengaku mengalami luka memar di sejumlah tubuhnya seperti kepala, punggung, hingga rusuk. Korban mengaku sudah divisum di RS Mitra Keluarga Bekasi Timur sebagai bukti kasus pengeroyokan hingga mengakibatkan sejumlah luka.

Saat dikonfirmasi, Arif Rahman Hakim mengaku tidak mengetahui kalau dilaporkan oleh koleganya sesama kader Partai PDIP Kota Bekasi.

"Saya baru lihat ini laporannya, dan baru tahu juga. Coba tanya pelapor siapa yang mukulin dia," ujar Arif.

Advertisement

Arif menegaskan, pihaknya sama sekali tidak ada masalah. Namun dengan kejadian ini dia berencana melaporkan balik pelapor.

Baca juga:
Politisi PDIP nilai parpol cenderung cari sosok populis di luar kader untuk Pilkada
Pro kontra kursi tambahan pimpinan DPR untuk PDIP
Ketum PAN usul UU MD3 direvisi sekaligus, pemenang pemilu jadi Ketua DPR
Airlangga dan Megawati intensif bahas nama Dedi Mulyadi-Anton Charliyan
PKS beberkan data Ketua DPR tak harus dari partai pemenang Pemilu

(mdk/noe)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.