LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. PERISTIWA

Mengaku dijebak, pecatan TNI AL di Palembang ditangkap karena jadi kurir sabu

Tersangka IW mengaku baru saja berkenalan dengan tersangka AL dan diminta untuk menemaninya menerima barang yang diantar orang lain. Saat menginap di hotel, mereka digerebek polisi.

2018-01-31 15:04:09
Kasus Narkoba
Advertisement

Seorang pecatan TNI Angkatan Laut inisial IT alias IW (45) nekat menjadi kurir sabu. Tak tanggung-tanggung, pelaku membawa barang haram itu sebanyak satu kilogram. Selain IW, polisi juga meringkus dua rekannya, yakni RZ alias AL (49), warga Aceh, dan AX (22), warga Banyuasin.

Mereka ditangkap di Hotel Batiqa, Jalan Kapten A Rivai, Kecamatan Bukit Kecil, Palembang pada (20/1) lalu.

Tersangka IW mengaku baru saja berkenalan dengan tersangka AL dan diminta untuk menemaninya menerima barang yang diantar orang lain. Saat menginap di hotel, mereka digerebek polisi.

Advertisement

"Di sana kami menerima barang yang diantar AX, tapi langsung digerebek polisi. Saya tidak tahu kalau barang kiriman isinya sabu, saya merasa dijebak," ungkap tersangka IW di Mapolda Sumsel, Rabu (31/1).

Tersangka yang tinggal di Kelurahan Sri Selayur, Kecamatan Kalidoni, Palembang, itu dipecat dari anggota TNI AL karena terlibat judi tahun 2016 dengan pangkat terakhir Letnan Satu dan bertugas di Samudera Hindia, Sumatera Utara.

"Katanya dikasih Rp 60 juta dibagi tiga orang. Saya juga bingung kerjaan apa dibayar sebanyak itu," kata dia.

Advertisement

Sementara itu, Kapolda Sumsel Irjen Pol Zulkarnain Adinegara mengungkapkan, selama Januari 3018 pihaknya menangkap sepuluh tersangka dengan tujuh kasus narkoba. Dari ungkap kasus tersebut, disita barang bukti total 1,616 kg sabu.

Masing-masing tersangka diantaranya MY (47) dengan barang bukti 57,7 gram, ibu rumah tangga YN (43) dan AG (38) sebanyak 103,85 gram sabu, dan seorang mahasiswi inisial ET (24) dengan barang bukti 105 gram sabu.

"Seluruh tangkapan ini hasil penyamaran petugas. Mereka berstatus kurir sabu asal Aceh," kata Zulkarnain.

Direktur Reserse Narkoba Polda Sumsel Kombes Pol R Juni mengatakan, Sumsel saat ini masih menjadi target pengedaran narkoba yang berasal dari Aceh. Setiap kabupaten/kota memiliki kantong-kantong yang menjadi sasaran edarnya.

"Kebanyakan jaringannya terputus apabila beberapa pelaku ditangkap. Namun peredaran masih saja terjadi dengan orang-orang baru yang terlibat," ujarnya.

Baca juga:
Bocah yang tertembak di Medan positif narkoba
Kaki ABG tertembak saat polisi gerebek narkoba di permukiman padat Medan
Kendalikan peredaran sabu, dua napi lapas narkotika di Samarinda diciduk
Polisi amankan ibu rumah tangga hingga tukang ojek nyambi jual sabu
3 Kurir narkoba dari Malaysia dihukum penjara seumur hidup

(mdk/rzk)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.