LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. PERISTIWA

Mendikbud: Pendidik Harus Membudayakan Sikap Saling Menghargai

"Jangan sampai niat memperjuangkan toleransi tapi mengenakan terjebak pada sikap intoleran. Perlu ada keterbukaan dan dialog mencari solusi bersama," kata Muhajir.

2018-11-24 17:03:00
Muhajir Effendi
Advertisement

Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Muhadjir Effendy berkunjung ke Jayapura, Papua. Di sana ia menekankan seorang pendidik harus mempunyai tanggung jawab terhadap budaya saling menghargai.

"Jangan sampai niat memperjuangkan toleransi tapi mengenakan terjebak pada sikap intoleran. Perlu ada keterbukaan dan dialog mencari solusi bersama," kata Muhajir, Sabtu (24/11).

Ia menegaskan jangan cepat menuduh pihak lain intoleran lantaran mereka mengenakan atribut simbolik tertentu. "Semangat multikulturalisme membuka ruang untuk saling menghargai setiap perbedaan meskipun ada ketidaknyamanan. Membiasakan diri hidup dalam keberagaman penting dilembagakan di lingkungan pendidikan," lanjutnya di depan 300 peserta perwakilan dari Majelis Pendidikan Katholik dan Lembaga Pendidikan Katholik se-Indonesia dari 37 keuskupan.

Advertisement

Pertemuan tahunan kali ini mengangkat tema "Penguatan Pendidikan Karakter Berbasis Multikultur Menuju Peradaban Kasih'.

"Kekhawatiran akan berkurangnya iman seseorang ketika bergaul dengan penganut agama lain tidak beralasan. Justru nilai-nilai keberagaman dan memperluas ruang-ruang dialog menjadi hal mendasar dalam penguatan pendidikan karakter yang selama ini digulirkan Kementerian Pendidikan. Saya mendukung upaya lembaga-lembaga pendidikan swasta seperti yang dibawah lembaga Katholik ini untuk memperkaya pendidikan karakter sesuai konteks budaya daerahnya," katanya.

Di kesempatan yang sama, Ketua Majelis Nasional Pendidikan Katholik Romo Darmin mengapresiasi kebijakan Penguatan Pendidikan Karakter.

Advertisement

"Kami berkeyakinan pendidikan karakter harus mengafirmasi realitas multikulturalisme bangsa. Tanah Papua ini mencerminkan keberagaman. Pendidikan yang mengabaikan budaya akan kehilangan pijakannya," tuturnya.

Baca juga:
Tahun Depan Mendikbud Usul 72.000 Guru SMK Diangkat Jadi Pegawai Pemerintah Kontrak
Rapat Tingkat Menteri tentang Pemulihan Pascagempa NTB
Mendikbud bakal dorong bahasa Indonesia jadi bahasa internasional
Sulteng butuh 1.460 sekolah darurat, stok tenda darurat Kemendikbud cuma 46
Mendikbud minta guru honorer tak usah persoalkan skema P3K
Menteri Puan & Mendikbud Tak Tahu Ada Fenomena Mabuk Rebusan Pembalut

(mdk/rhm)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.