LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. PERISTIWA

Mendikbud Minta Guru Liburkan Sekolah Terpapar Kabut Asap

Dia menjelaskan, para guru di wilayah yang terpapar kabut asap diharapkan bisa tetap memberikan tugas sekolah kepada anak-anak didiknya, termasuk juga pemantauan kegiatan anak, hingga evaluasi terhadap tugas yang diberikan tersebut.

2019-09-15 00:03:00
Mendikbud Muhadjir Effendy
Advertisement

Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Muhadjir Effendi memberikan pesan kepada para guru yang berada di wilayah terpapar kabut asap meliburkan peserta didiknya. Namun, dia berharap, para guru tetap memberikan tugas dan memantau kegiatan siswa selama berada di rumah.

"Jika itu (libur) menjadi solusi terbaik, bukan berarti belajarnya berhenti. Para guru harus betul-betul perhatian, bisa memberikan tugas kepada mereka," kata di Malang, Jawa Timur, Sabtu (14/9).

Dia menjelaskan, para guru di wilayah yang terpapar kabut asap diharapkan bisa tetap memberikan tugas sekolah kepada anak-anak didiknya, termasuk juga pemantauan kegiatan anak, hingga evaluasi terhadap tugas yang diberikan tersebut.

Advertisement

Menurut Muhadjir, para guru harus bisa mengambil langkah kreatif untuk menangani permasalahan kabut asap tersebut. Dengan cara-cara yang kreatif tersebut, diharapkan para siswa bisa tetap belajar meskipun tidak berada di sekolah.

"Guru dan sekolah harus kreatif, dan jangan sampai mengorbankan siswa dalam kegiatan belajarnya," ujarnya.

Salah satu wilayah yang terpapar kabut asap adalah Kotawaringin Timur, Kalimantan Tengah. Pemerintah setempat bahkan meliburkan sekolah selama satu minggu terhitung mulai 16 hingga 21 September 2019.

Advertisement

Langkah tersebut diambil karena pihak pemerintah daerah menilai asap pekat akibat kebakaran hutan dan lahan tersebut bisa mengganggu kesehatan para murid. Bupati Kotawaringin Timur, Supian Hadi telah mengeluarkan surat edaran untuk meliburkan para siswa tersebut.

Surat itu ditujukan untuk para kepala sekolah mulai dari tingkat Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD), hingga Sekolah Menengah Pertama (SMP) sederajat, baik yang berstatus sekolah negeri maupun swasta.

Surat edaran yang memutuskan untuk meliburkan anak-anak sekolah tersebut berdasarkan instruksi Gubernur Kalimantan Tengah. Langkah itu diambil setelah melihat kondisi asap dinyatakan berbahaya bagi kesehatan para peserta didik.

Baca juga:
Profesor Malaysia: Setiap Tahun Kabut Asap Datang Menyerang
Menhub Budi Akui Transportasi Udara di Riau Terganggu Kabut Asap
Kabut Asap di Sumatera & Kalimantan, 20 Penerbangan Lion Air Grup Dibatalkan
Kabut Asap di Samarinda Makin Parah, Warga Sesak Napas & Tenggorokan Kering
Bencana Asap, Mendikbud Persilakan Sekolah Libur Tapi Guru Tetap Pantau Murid

(mdk/fik)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.