Mendikbud Ingatkan Sekolah Tak Beri Sanksi Pelajar Ikut Demo
Dia meminta sekolah mengedepankan pendekatan ketimbang sanksi pengeluaran siswa.
Ratusan pelajar tanah air mengikuti aksi demonstrasi di gedung DPR, beberapa waktu terakhir. Sejumlah sekolah dikabarkan memberikan sanksi atas tindakan para siswa tersebut. Namun Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) Muhadjir Effendy membantah jika ada pemberian sanksi tersebut.
"Sudah dilarang itu oleh pak Gubernur, enggak ada. Intinya tidak boleh ada sanksi yang tidak mendidik. Jadi kalau ada sanksi harus sifatnya mendidik," ujar Muhadjir usai meresmikan SMA Muhammadiyah Program Khusus Kottabarat, Solo, Jumat (4/10).
Terkait kabar adanya dua siswa di Purworejo, Jawa Tengah, yang dikeluarkan pihak sekolah akibat kedapatan berangkat ikut demontrasi mahasiswa di Magelang, Mendikbud menyayangkannya.
Dia meminta sekolah mengedepankan pendekatan ketimbang sanksi pengeluaran siswa.
"Nggak boleh itu, wong yang nggak sekolah aja diminta untuk masuk kok. Yang sudah masuk suruh keluar. Pendekatannya harus pendidikan," tandasnya.
"Akan kita sisir nanti, yang belum benar akan kita luruskan," jelasnya lagi.
Namun rata-rata, dikatakannya, dinas di daerah baik provinsi maupun kabupaten/kota sudah memahami. Jika masih ada, Muhadjir yakin jumlahnya tidak banyak.
"Intinya tidak boleh ada yang main sanksi, untuk masalah unjuk rasa ini," tegasnya.
Baca juga:
Mendikbud Mendapat Laporan Ada 50 Orang Menyamar jadi Pelajar saat Demo di DPR
Mendikbud Keluarkan Edaran Minta Kepala Daerah Cegah Pelajar Ikut Demo
Terkejutnya Mendikbud Dengar Pengakuan Pelajar Ikut Demo di Depan DPR
Kemendikbud Siapkan Ruang Kelas Bebas Asap Daerah Terdampak Kebakaran Hutan dan Lahan
Cegah Pelajar Ikut Demo, Mendikbud Ingatkan Kepala Daerah Hingga Pihak Sekolah
VIDEO: Mendikbud Ingatkan Pihak Sekolah Cegah Pelajar Ikut Demo
Mendikbud Klaim Sudah Minta Daftar Siswa Ikut Demo Depan Gedung DPR