LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. PERISTIWA

Mendagri Ajak Kementerian/Lembaga Lakukan Koordinasi Soal DTKS

Tito berharap agar kelurahan dapat melakukan verifikasi dan up-date data dengan mekanisme data yang dilakukan desa. Serta dapat melibatkan pemerintah kota.

2020-12-30 09:12:25
Mendagri Tito Karnavian
Advertisement

Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian mengajak Kementerian/Lembaga (K/L) terkait melakukan koordinasi pemutakhiran Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS). Sehingga nantinya ada kesepahaman antara yang dikerjakan di tingkat pusat dan daerah.

Hal tersebut disampaikan Tito saat rapat koordinasi terkait Persiapan Pemutakhiran Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS) Tahun 2021, Selasa (29/12).

"Kami mohon kiranya nanti kalau dari pemerintah pusat sudah melakukan sinkronisasi data, kemudian skema programnya, tiap-tiap K/L kami sarankan kita melaksanakan semacam Rakor (rapat koordinasi) pusat dan daerah yang dihadiri oleh seluruh kepala daerah, sehingga mereka paham apa yang kita kerjakan tingkat pusat dan apa yang harus mereka kerjakan di tingkat daerah," katanya dalam keterangan tertulisnya, Rabu (30/12).

Advertisement

Dia berharap agar kelurahan dapat melakukan verifikasi dan up-date data dengan mekanisme data yang dilakukan desa. Serta dapat melibatkan pemerintah kota.

"Kalau tidak melibatkan pemerintahan daerah, nanti akan muncul perasaan tidak dilibatkan. Sementara mereka dianggap sebagai kepala daerah yang bertanggung jawab. Jadi, mereka dilibatkan dalam verifikasi, paling tidak memberikan endorse bahwa data itu akurat," ungkapnya.

Kemudian, Tito juga menyarankan, terkait eksekusi yang akan dilakukan oleh K/L sebagai perwakilan pemerintah pusat. Dia berharap ada sinkronisasi antara K/L yang satu dengan lainnya, terutama tentang skema bantuan sosial (Bansos).

Advertisement

"Sehingga dapat diketahui nanti dari sinkronisasi ini siapa yang dapat double. Kalau dapatnya double mungkin tidak apa-apa, tapi yang agak rawan adalah mereka yang harusnya mendapat, tapi tidak dapat, itu yang biasanya akan ribut," jelasnya.

Tito mengingatkan amanah Presiden Joko Widodo (Jokowi) agar bansos bisa membantu Usaha Mikro Kecil dan Menengah.

"Harus ada sinkronisasi skema bansos pusat dengan daerah, karena daerah-daerah Tingkat I dan Tingkat II serta Desa memiliki anggaran tersendiri juga, anggaran jaring pengaman sosial dalam APBD mereka tahun 2021," tutupnya.

Baca juga:
Tidak Kunjung Disalurkan, Banyak Bansos Covid-19 untuk Fakir Miskin di Jember Rusak
Siapkan Rp110 Triliun untuk Dana Bansos, Jokowi Minta Harus Tepat Sasaran
Ini Strategi Kemensos Cegah Penyelewengan Dana Bansos Saat Pandemi
Jokowi: Januari Awal Harus Tersalurkan Bantuan Sosial
Jokowi: Jangan Sampai Ada Potongan Bentuk Apapun dalam Bansos
Per 28 Desember, Penyerapan Anggaran Bansos Telah 98,54 Persen

(mdk/fik)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.