LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. PERISTIWA

Mencari jejak Andi Lala, tukang las pembunuh satu keluarga di Medan

Mencari jejak Andi Lala, tukang las pembunuh satu keluarga di Medan. Tak lupa, polisi mengimbau agar Andi Lala menyerahkan diri untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya.

2017-04-11 20:58:40
pembunuhan sadis
Advertisement

Sabtu 8 April lalu, warga Lubuk Pakam, Deli Serdang heboh. Betapa tidak, di hari sabtu pagi tersebut warga mendapati seluruh penghuni salah satu rumah tewas bersimbah darah. Hanya satu balita yang masih bernyawa, itupun dalam kondisi kritis.

Total lima tewas, satu masih hidup. Kelima korban tewas yakni pasangan suami istri Rianto (40) dan Yani (35). Kemudian Naya (14) dan Gilang Laksono (10) anak korban serta mertua Rianto, Marni (50).

Sedangkan, Kirana balita 4 tahun kritis.

Awalnya, beberapa warga menaruh curiga lantaran tak ada satupun penghuni rumah yang keluar. Padahal, jarum jam sudah menunjuk di angka 10 dan lampu di rumah korban terus menyala.

"Lampunya terus hidup, itu yang buat kami curiga," kata Suharman, seorang warga sekitar.

Pembunuh keluarga di Medan ©2017 merdeka.com/yan muhardiansyah

Akhirnya, warga memberanikan diri untuk mengecek ke dalam rumah. Betapa terkejut didapati para penghuni tewas bersimbah darah.

"Warga memberitau kalau ada kasus satu keluarga yang dibunuh," kata Budiono kepala Lingkungan 11, Kelurahan Mabar, Medan Deli.

Ratusan warga sekitar pun datang ke lokasi Petugas yang tiba pun memasang garis polisi di rumah korban.

Polisi pun bergerak cepat mengusut pembunuhan sadis tersebut.

Kapolda Sumatera Utara Irjen Rycko Amelza Dahniel meyakini jika peristiwa itu adalah pembunuhan berencana.

"Tentunya, kalau kita melihat kasusnya, ini pembunuhan berencana. Dugaan sementara di TKP, ini pembunuhan berencana, kemudian pelaku melarikan diri," ujarnya di lokasi.

Saat itu, polisi tidak mendapati barang berharga korban yang raib. Menurut keterangan warga, hanya beberapa benda raib dari rumah korban. Masyarakat sekitar menginformasikan ada sepeda motor dan HP korban yang hilang.

Setelah meminta keterangan sejumlah saksi serta olah TKP. Kesimpulan penyidik mengerucut kepada sosok Andi Lala. Terduga pelaku merupakan kerabat korban.

"Calon tersangka pelaku berinisial AL (Andi Lala). Kami mengimbau yang bersangkutan untuk menyerahkan diri," kata Wakapolda Sumut, Brigjen Pol Agus Andrianto, Selasa (11/4).

Andi Lala (34) kuat diduga sebagai pelaku pembunuhan itu setelah petugas menemukan sejumlah barang bukti dari rumahnya di Jalan Pembangunan II, Desa Sekip, Lubuk Pakam, Deli Serdang, Sumut. Selain itu ditemukan pula kendaraan yang digunakannya untuk melarikan diri.

Agus menyatakan Andi Lala masih memiliki hubungan kekeluargaan dengan korban. "Hubungannya (korban) masih ada hubungan keluarga dengan istri AL," jelas Agus.

Polisi menduga, saat beraksi Andi Lala tidak sendirian. Polisi memastikan pelaku pembunuhan lebih dari satu orang. "Berdasarkan keterangan saksi, pelaku lebih dari 1 orang," papar Agus.

Motif pembunuhan ini belum diketahui pasti karena Andi Lala belum tertangkap. Agus mengakui mereka tengah menyelidiki adanya indikasi sengketa keluarga, termasuk soal harta warisan.

Namun berdasarkan hasil olah empat kejadian perkara (TKP), peristiwa itu diduga berlatar dendam. "Kalau sampai anak 4 tahun pun dibuat seperti itu kondisinya, patut diduga kejadian ini bermotif dendam," cetus Agus.

Kini, penyidik telah menyebarluaskan foto Andi Lala. Diharapkan siapapun yang melihat sosoknya agar segera melapor ke kepolisian setempat.

Tak lupa, polisi mengimbau agar Andi Lala menyerahkan diri untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya.

"Berdasarkan temuan di TKP kejadian dan di Lubuk Pakam (rumah Andi Lala), L300 dan Xenia karena itu polda Sumut pada hari ini mengeluarkan DPO (atas nama Andi Lala)," papar Agus.

Jenderal berbintang satu ini meminta Andi Lala segera menyerahkan diri. Terlebih, surat DPO atas namanya segera dikirim ke Mabes Polri. "Hari ini akan dikirim ke Mabes untuk disebar ke seluruh Indonesia," pungkas Agus.

Advertisement

Baca juga:
Terduga tersangka kasus pembunuhan sekeluarga lebih dari 1 orang
Polisi sebar foto terduga pembunuh sekeluarga di Medan
Polisi temukan harta milik keluarga yang dibantai di rumah Andi Lala
Pembunuh sekeluarga di Medan diduga kerabatnya sendiri
Pembunuhan satu keluarga di Medan terungkap
Cerita lengkap mutilasi di Bengkalis, tersangka & korban pesta sabu

(mdk/rhm)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.