Menaker Hanif Sebut Angka Pengangguran di Depok Masih Tinggi
Menteri Tenaga Kerja Hanif Dhakiri mengatakan angka pengangguran di Depok masih tinggi. Pasalnya persentasenya masih di atas rata-rata nasional.
Menteri Tenaga Kerja Hanif Dhakiri mengatakan angka pengangguran di Depok masih tinggi. Pasalnya persentasenya masih di atas rata-rata nasional.
"Depok ini masih tinggi, persentasenya sekitar 6,6 persen," kata Hanif ketika menghadiri gelar produk IWAPI di Jalan Keadilan, Rangkapan Jaya, Pancoran Mas, Depok, Jumat (18/1).
Angka pengangguran nasional tahun ini hanya 5,3 persen. Jumlah itu berkurang dari sebelumnya yang mencapai 5,61 persen.
"Makanya Depok perlu ada ada langkah-langkah (treatment) untuk menguranginya," saran dia.
Jumlah pengangguran yang turun 0,3 persen itu kata dia adalah suatu progres. Jumlah 5,3 persen merupakan yang terendah sepanjang sejarah reformasi Indonesia.
"Jumlah pengangguran ini paling rendah, sepanjang masa reformasi di Indonesia," tukasnya.
Kendati mengalami penurunan, namun pihaknya akan terus menekan angka pengangguran, sesuai dengan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN). Pihaknya memiliki target pengurangan jumlah hingga lima persen.
"Pengurangan angka pengangguran kan sudah masuk juga di RPJMN, kita usahakan pengurangannya sampai angka lima persenan. Ini sudah paling rendah ya," pungkasnya.
Baca juga:
Pemerintah Jokowi Target Angka Pengangguran Turun Jadi 4,8 Persen di 2018
Pemerintah Jokowi Ciptakan 10,34 Juta Lapangan Kerja Baru Sejak 2015 Hingga 2018
Kemnaker: Makhluk Paling Berbahaya Adalah Anak Muda Menganggur
Menaker Hanif: Pengangguran Turun 6,1 Persen di Bawah Pimpinan Presiden Jokowi
Dibanding SMA, Lulusan SMK di Sumsel Lebih Banyak Jadi Pengangguran
Kritik-kritik Keras Keluarga Soeharto pada Pemerintahan Jokowi