LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. PERISTIWA

Menag sebut tarian tak dilakukan di atas sajadah atau karpet masjid

Lukman Hakim meminta maaf atas kekhilafan yang terjadi.

2016-01-05 14:54:35
Sosial Media
Advertisement

Menteri Agama Lukman Hakim Saifuddin menjelaskan insiden tarian Bali yang ramai di sosial media disebut-sebut dilakukan di atas sajadah saat peringatan Hari Amal Bhakti ke-70 di Kantor Kanwil DKI Jakarta, Minggu (3/1) lalu. Insiden itu, tegas Lukman, adalah kejadian yang di luar dugaan sama sekali.

Lukman menjelaskan, acara diawali dengan tarian Saman yang diikuti 175 siswa. Karena di dalam ruangan tidak sanggup menampung, acara digelar di luar dan panitia menggelar karpet.

"Jadi itu acara biasa tahunan dalam rangka memperingati hari jadi Kementerian Agama, lalu dalam rangkaian acara itu ada tari-tarian," kata Lukman di Istana, Jakarta, Selasa (5/1).

Advertisement

Politisi PPP ini menuturkan, karpet yang digunakan itu bukan sajadah melainkan karpet yang biasa digunakan di aula untuk kegiatan sosial.

"Nah karpet yang ada adalah karpet yang selama ini digunakan untuk aula, bukan untuk salat, bukan untuk karpet yang di masjid. Ya kemudian itu digelarlah untuk 175 siswa-siswa kita yang mau menari Saman," jelas Lukman.

Setelah tarian Salman dilanjutkan tarian Bali. Lukman menjelaskan, saat penampilan siswi yang menari Bali, karpet tidak sempat lagi digulung. Dia meminta maaf atas kekhilafan yang terjadi.

Advertisement

"Lalu kemudian terjadilah insiden itu. Jadi, tentu ini sepenuhnya kekhilafan sama sekali tidak ada unsur kesengajaan, jadi ini betul-betul kelalaian, kekhilafan. Dan Kakanwil, saya sendiri‎ sudah menyampaikan permohonan maaf kepada publik, khususnya kepada umat Islam," terang Lukman.

Sebelumnya diketahui, publik dihebohkan dengan foto tari Bali di atas sajadah. Hal itu terjadi dalam rangkaian peringatan HAB di Kantor Kanwil DKI Jakarta, Minggu (3/1) lalu. Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Ma'ruf Amin mengaku menyampaikan protes keras pada Menteri Agama Lukman Hakim Saifuddin.

"Kami sudah protes, dan Menteri Agama sudah mengakui itu suatu kesalahan dan beliau sudah menegur anak buahnya, Kanwil DKI," kata Ma'ruf Amin di Istana, Jakarta, Selasa (5/1).

Permintaan maaf saja belum cukup. MUI minta Menteri Agama menjatuhkan hukuman kepada Kanwil DKI Jakarta. Sanksinya, Ma'ruf menyerahkan sepenuhnya kepada Lukman Hakim Saifuddin.

"Dan Kanwil DKI meminta maaf atas kesalahannya itu dan bersedia dijatuhi hukuman apapun oleh Menteri Agama. Kira-kira begitu. Dan kita meminta diberi sanksi lah, yang penting pelanggaran itu tidak boleh terjadi lagi," jelasnya.

Baca juga:
Ada tarian Bali di atas sajadah, menteri agama minta maaf
Soal tarian di atas sajadah, MUI minta Kanwil Agama DKI dihukum

(mdk/noe)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.