LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. PERISTIWA

Menag sebut pembakaran bendera bertuliskan tauhid merusak citra santri

Politikus Partai Persatuan Pembangunan (PPP) ini menyerahkan kasus pembakaran bendera bertuliskan tauhid itu kepada kepolisian. Dia berharap, penanganan hukum kasus tersebut dilakukan secara komprehensif.

2018-10-24 19:49:27
Hizbut Tahrir Indonesia
Advertisement

Menteri Agama Lukman Hakim Saifuddin menyesalkan aksi pembakaran bendera bertuliskan kalimat tauhid. Lukman menyebut, peristiwa yang terjadi bertepatan dengan Hari Santri Nasional itu merusak citra baik santri.

"Terlepas apa pun latar belakangnya, tetapi ini terjadi justru dalam rangka kita memperingati Hari Santri Nasional yang kita angkat temanya itu bersama santri damailah negeri. Jadi ini sangat mengusik kedamaian kita, sangat mengusik citra santri yang sebenarnya senantiasa di mana pun, kapan pun atau siapa pun senantiasa menebarkan kedamaian," kata Lukman di Istana Kepresidenan Jakarta, Rabu (24/10).

Politikus Partai Persatuan Pembangunan (PPP) ini menyerahkan kasus pembakaran bendera bertuliskan tauhid itu kepada kepolisian. Dia berharap, penanganan hukum kasus tersebut dilakukan secara komprehensif.

Advertisement

"Ya tentu kita melihat persoalan ini harus secara komprehensif, secara menyeluruh," ujarnya.

Lukman menyebut, informasi pembakaran bendera bertuliskan tauhid sangat beragam. GP Ansor misalnya, mengatakan ada aksi provokasi dan penyusupan oleh kelompok tertentu di balik pembakaran bendera tauhid. Sementara Polda Jabar menyebut kejadian tersebut berkaitan langsung dengan organisasi Hizbut Tahrir Indonesia (HTI), organisasi yang sudah dibubarkan pemerintah.

"Oleh karena itu, menurut hemat saya kita harus memberikan waktu yang cukup kepada aparat penegak hukum untuk melihat persoalan ini secara hukum, secara menyeluruh sehingga pihak-pihak yang bersalah harus mendapatkan sanksi secara hukum," ujar dia.

Advertisement

Kepada pelbagai pihak, Lukman mengajak untuk tetap menahan diri. Dia berharap, tidak ada aksi main hakim sendiri pasca pembakaran bendera bertuliskan tauhid itu.

"Mari kita sama-sama memercayakan penuh ini kepada aparat kepolisian untuk mudah-mudahan dalam waktu yang secepatnya bisa diketahui akar masalahnya, duduk perkaranya," tutupnya.

Baca juga:
Ketum PBNU: Menulis kalimat toyyibah di bendera hukumnya makruh
Soal bendera HTI, Said Aqil sebut ada upaya provokasi saat Hari Santri di Tasikmalaya
Polri sebut bendera yang dibakar Banser di Garut milik HTI
MUI DKI nilai pembakaran bendera bertuliskan tauhid penghinaan terhadap Islam
Demo pembakaran bendera kalimat tauhid, massa FUIB desak pembubaran Banser
PBNU soal pembakaran bendera di Garut: Tindakan Banser dilandasi cinta tanah air

(mdk/fik)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.