LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. PERISTIWA

Memperingati May Day, Massa Buruh Berkumpul di Patung Kuda

Aksi ini diikuti sekira 200 peserta. KSPI memastikan mereka sebelumnya juga telah melakukan rapid tes antigen. Riden menerangkan, KSPI dan KSPSI menggelar aksi unjuk rasa di 24 provinsi dan 136 Kabupaten/Kota.

2021-05-01 11:56:29
Demo Buruh
Advertisement

Massa buruh yang tergabung dalam sejumlah elemen menggelar unjuk rasa di kawasan Patung Wiwaha, Jakarta Pusat. Aksi ini sekaligus memperingati Hari Buruh yang jatuh tanggal 1 Mei hari ini.

Wakil Presiden Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI), Riden Hatam Aziz, menerangkan, Konfederasi Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (KSPSI) dan Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI) pada peringatan May Day 2021 mengusung tema 'gelegar perlawanan terhadap UU Cipta Kerja atau omnibus law.'

"Tuntutan kami hanya satu batalkan dan cabut UU Cipta Kerja atau omnibus law," kata dia di lokasi, Sabtu (1/5).

Advertisement

Riden menerangkan, aksi ini diikuti sekira 200 peserta. Mereka sebelumnya juga telah melakukan rapid tes antigen. Riden menerangkan, KSPI dan KSPSI menggelar aksi unjuk rasa di 24 provinsi dan 136 Kabupaten/Kota.

"Sekira 3 ribuan pabrik juga melakukan aksi yang sama pada hari ini, dan tuntutan juga sama hanya satu batalkan UU Nomor 11 tahun 2020," ujar dia.

Selain tuntutan pembatalan Omnibus Law Riden menerangkan, massa KSPI dan KSPSI di Banten, Jabar dan DKI Jakarta juga meminta agar Upah Minimum Sektoral (UMSK) 2021 diberlakukan.

Advertisement

"Ada tambahan isu kami yaitu di provinsi Banten kami minta upah minimum sektoral di berlakukan, di Jabar juga, di DKI Jakarta surat upah minum sektoral diganti dengan surat keputusan. itulah tuntutan kami di berbagai daerah," tandas dia.

i

Lalu Lintas Normal

Kepolisian menyiapkan rekayasa lalu lintas guna mengantisipasi kepadatan kendaraan dampak unjuk rasa buruh.

"Rekayasa lalu lintas nanti sifatnya situasional," kata Dirlantas Polda Metro Jaya, Kombes Sambodo Purnomo Yogo, menambahkan.

Sambodo menerangkan, TNI, Polri serta Satpol PP DKI Jakarta sudah menyiapkan pengamanan agar unjuk rasa berjalan tertib dan sesuai protokol kesehatan pencegahan Covid-19. Adapun jumlah personel yang dikerahkan berjumlah 6.300, 300 di antaranya personel dari lalu lintas.

"Peserta unjuk rasa kami arahkan mereka tetap jaga jarak dan menggunakan masker, kita akan laksanakan swab antigen sehingga mengurangi terjadinya penularan Covid-19," ucap dia.

Selain itu, Ditlantas juga membuat skenario rekayasa lalu lintas seandainya massa membeludak dan mengganggu arus lalu lintas.

"Seandainya Bundaran Patung kuda tertutup massa, maka penyekatan akan dimulai kebon sirih maupun kiri atau kanan, kita arahkan ke Tanah Abang. Sedangkan, Gambir depan Pertamina arah Istana juga kita tutup," ujar dia.

Pantauan di lapangan, pukul 11.35 WIB arus lalu lintas di kawasan Patung Kuda Arjuna Wiwaha terpantau normal. Polisi sampai saat ini belum melakukan penutupan jalan.

Berikut skenario pengalihan arus yang disiapkan Ditlantas Polda Metro Jaya:

- Arus lalu lintas dari arah Jalan Jenderal Sudirman menuju Jalan Medan Merdeka Barat dialihkan ke Jalan Kebon Sirih.

- Jalan Abdul Muis arah ke Harmoni ditutup kendaraan dialihkan ke Jalan Tanah Abang I

- Jalan Medan Merdeka Selatan ditutup, kendaraan dialihkan ke Jalan Medan Merdeka Timur

- Jalan Medan Merdeka Utara ditutup, kendaraan dari Jalan Medan Merdeka Timur dialihkan ke Jalan Perwira

- Jalan Museum ditutup

- Jalan Veteran Raya arah Harmoni ditutup, kendaraan dari arah Istiqlal dialihkan ke Jalan Dr. Soetomo

- Jalan Majapahit arah Monas dan Harmoni ditutup, kendaraan dari Jalan Gajah Mada dialihkan ke Jalan Ir Juanda.

Reporter: Ady Anugrahadi

Sumber: Liputan6.com

Baca juga:
Buruh Gelar Unjuk Rasa, Ini Pesan Satgas Covid-19
KSPI Sebut 50 Ribu Buruh Peringati May Day, Tuntut UU Cipta Kerja Dicabut
Polisi Ancam Bubarkan Aksi Buruh Melanggar Protokol Kesehatan saat Peringati May Day
Kasus Covid-19 Naik Lagi, Buruh Riau Diminta Peringati May Day Secara Sederhana
Menaker Ida Minta Pekerja Patuhi Protokol Kesehatan saat Peringati May Day
Menaker Imbau Pekerja Ikuti Protokol Kesehatan saat Peringati Hari Buruh

(mdk/lia)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.