LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. PERISTIWA

Melawan petugas, WN Bulgaria pelaku skimming ditembak mati

Argo menyampaikan, pelaku ini memiliki peralatan yang lebih canggih dan lengkap dari pelaku-pelaku skimming yang sebelumnya berhasil diringkus.

2018-04-06 00:33:00
Skimming
Advertisement

Jajaran Subdit Resmob Direktorat Reserse Kriminal Umum (Ditreskrimum) Polda Metro Jaya kembali meringkus pelaku skimming asal warga negara Bulgaria, berinisial GDP. Namun, pelaku terpaksa ditembak mati oleh petugas, karena melakukan perlawanan saat akan ditangkap di wilayah Tangerang pada Selasa (3/4).

Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Raden Prabowo Argo Yuwono mengatakan, kasus terungkap pada Maret 2018. Yang mana, ada nasabah bank di Yogyakarta merasa uang tabungannya berkurang, sementara yang bersangkutan mengaku tak pernah melakukan penarikan.

"Lalu pihak bank itu melaporkan kejadian tersebut ke Polda Metro Jaya. Kemudian tim Subdit Resmob bersama tim investigasi bank melakukan penyelidikan masalah dana nasabah yang hilang," katanya di Rumah Sakit (RS) Polri, Kramat Jati, Jakarta Timur, Kamis (5/4).

Advertisement

Dari laporan itu, tim mengumpulkan barang bukti. Akhirnya, kata Argo, pada Selasa (3/4) tim mengetahui keberadaan pelaku. Pelaku tinggal di wilayah Tangerang.

"Selanjutnya tim melakukan penggerebekan dan berusaha menangkap pelaku. Saat pelaku akan ditangkap, yang bersangkutan mengambil pisau yang juga berfungsi sebagai kepala gesper dan mencoba melawan petugas. Terpaksa kami melakukan tindakan tegas kepada pelaku," ujarnya.

Pelaku selanjutnya dilarikan ke RS Polri, tapi nyawa pelaku tidak tertolong. "Pelaku ini kehabisan darah saat dilarikan ke rumah sakit," sambungnya.

Advertisement

Argo menyampaikan, pelaku ini memiliki peralatan yang lebih canggih dan lengkap dari pelaku-pelaku skimming yang sebelumnya berhasil diringkus.

"Terkait peran, GDP ini telah melakukan pemasangan alat curi data (skimmer) di sejumlah ATM di daerah Tangerang, Batam, Yogyakarta, Solo, Bali, dan Bandung. Setiap kali beraksi GDP ini dibantu oleh seseorang berinsial J alias S yang saat ini masih DPO," katanya.

S, lanjutnya, yang juga warga Bulgaria ini berperan menyediakan alat skimmer dan kartu yang sudah diduplikat, serta menerima suplai data nasabah dan memindahkan data dari laptop ke kartu kosong yang sudah disiapkan.

"Dari tangan para pelaku, kita mengamankan barang bukti seperti 940 kartu kloning, tiga laptop, satu set deepskimmer, dua encoder, tiga buah karet mulut card reader, sembilan spy cam, satu kartu skimmer, dan lainnya," pungkasnya.

Baca juga:
Polisi rilis barang bukti pelaku skimming asal Bulgaria
Kapolda Metro beri penghargaan ke satpam yang tangkap pelaku skimming
Polda Metro kembali tangkap 4 WNA pelaku skimming di Jakarta & Jateng
Ini 4 WNA pelaku skimming yang ditangkap Polda Metro Jaya
BRI sebut permintaan ganti kartu hanya ke nasabah terindikasi korban skimming
Kapolda tegaskan tak ada kampung skimmer di Sumsel

(mdk/ded)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.