Melahirkan Diam-diam di Kos, Ibu Buang Bayi ke Got dan Ditangkap
Kasi Humas Polres Metro Jakarta Selatan, Kompol Murodih menerangkan, kejadian itu pertama kali diketahui oleh seorang warga bernama Dodi Irawan (38).
Seorang bayi perempuan ditemukan warga dalam kondisi memprihatinkan di dalam got di Jalan Kirai, Cipete Utara, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Senin (22/9). Bayi malang itu ternyata dibuang oleh ibu kandungnya sendiri, sesaat setelah dilahirkan di kamar mandi sebuah kos putri.
Kasi Humas Polres Metro Jakarta Selatan, Kompol Murodih menerangkan, kejadian itu pertama kali diketahui oleh seorang warga bernama Dodi Irawan (38). Saat itu sekitar pukul 05.30 WIB, istrinya yang sedang memasak mendengar suara tangis bayi dari luar rumah.
Dodi segera mengecek ke sumber suara. Betapa kagetnya ia mendapati sesosok bayi tergeletak di got dengan tubuh basah.
"Saksi segera mengangkat bayi tersebut dan membawanya ke bidan terdekat untuk mendapatkan pertolongan pertama," kata Murodih dalam keterangan, Selasa (23/9).
Sementara itu, menurut keterangan saksi lain, Sulaeman (27), penjaga kos di dekat lokasi, menduga bayi itu dibuang dari lantai dua belakang rumah kos.
"Saksi menemukan tangga dengan bercak darah yang tersandar di tembok belakang kosan," ujar dia.
Terkait hal ini, Unit PPA Polres Metro Jaksel bersama Polsek Kebayoran Baru mendatangi lokasi, dan meminta keterangan saksi-saksi. Tak butuh waktu lama, polisi berhasil mengidentifikasi sang ibu. Ia adalah TS (28), yang tinggal di kos putri sekitar lokasi.
"Kami melakukan pendalaman karena di sekitar TKP itu ada seperti kostan yang khusus putri. Dan sudah kita amankan pelaku pembuangan bayi tersebut yang merupakan ibunya sendiri," kata Kanit PPA Satreskrim Polres Jaksel, AKP Citra Ayu.
Dia mengatakan, TS (28), melahirkan seorang diri di kamar mandi kosnya. "Pagi itu dia bangun, mules, kemudian ke kamar mandi, keluar darah banyak, kemudian enggak lama keluarlah anaknya di toilet. Dia reflek lah, dia ambil kantong, kemudian dibuang," ujar dia
Polisi belum menetapkan sang ibu sebagai tersangka. Saat ini, masih mengutamakan pemulihan dulu karena kondisi fisik dan mental ibunya belum stabil.
"Untuk motif sendiri nanti kami dalami lagi karena memang belum bisa kita tanya-tanya lebih lanjut. Jadi sedang kita lakukan upaya pemulihan terlebih dahulu terhadap ibunya atau pelaku, nanti kita akan dalami lebih lanjut," ucap dia.
Sementara itu, bayi perempuan itu kini dirawat di RSUD Kebayoran Baru dalam pengawasan dokter.
"Alhamdulillah bayi dalam keadaan sehat, hanya saja masih diperlukan observasi dan pengawasan dari dokter untuk lebih lanjut. Dan kami juga dibantu oleh dinsos, jadi kalaupun memang proses ini berlanjut, nanti kondisi bayi ini akan dibantu oleh dinsos untuk mengamankan," katanya.